Ternate, Maluku Utara- Organisasi kepemudaan Samurai Maluku Utara memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November dengan menggelar aksi unjuk rasa.
Mereka menggelar demonstrasi di depan kantor Wali Kota Ternate, pada rabu 910/11/2021), sekitar pukul 13.13 WIT dengan tuntutan segera menyelesaikan masalah BBM di Kota Ternate yang dinilai mahal harganya.
Koordinator aksi, Jidan, mengatakan terjadi kelangkaan BBM di Kota Ternate memicu kenaikan harga sehingga berdampak terhadap pendapatan sopir angkot
“BBM makin mahal. Jenis BBM yang disediakan Pertamina hanya jenis pertamax yang harganya Rp 9 ribu per liter, kemudian jenis pertalite diperuntukkan buat pedagang pengecer, sementra tarif angkot tetap Rp 5.000. Jadi seakan-akan sopir angkutan penumpang dipaksa gunakan Pertamax yang harganya mahal itu,” ungkap Jidan.
Untuk itu, lanjut Jidan, Samurai mendesak Pemkot segera merumuskan regulasi tentang distribusi BBM, menghadirkan BBM jenis Premium, melakukan pengawasn terhadap penjual BBM eceran serta secepatnya mengatur ulang tarif angkutan penumpang.
Selain mendesak Pemkot menangani masalah BBM, Samurai juga dalam aksinya mendesak Pemkot segera menyelesaikan pembangunan dermaga Hiri, menangani masalah air bersih dan sampah serta bangun ruang tunggu terminal.
“Intinya kami mendesak Pemerintah Kota Ternate segera tuntaskan tuntaskan pembangunan dermaga Hiri, segera selesaikan masalah air bersih dan sampah, Pemkot segera tuntaskan pembangunan ruang tunggu terminal, serta hadirkan kembali BBM jenis premium,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!