Ternate, Maluku Utara- Dinas Kesehatan Kota Ternate mencatat hingga Oktober 2021 jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Ternate sebanyak 104 orang.
Mereka yang mengalami kasus DBD tersebut tersebar di Puskesmas Sulamadaha 3 orang, Jambula 2 orang, Siko 20 orang, Bahari Berkesan 4 orang, Kalumpang 17 orang, Kota 15 orang, Kalumata 40 orang dan Gambesi 3 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Rajabessy mengatakan, jumlah kasus DBD Tahun ini (2021) menurun dibandingkan tahun lalu (2020) yang jumlahnya sebanyak164 orang. “Kasus DBD tahun ini menurun,” ujar Nurbairy saat diwawancarai Haliyora, Senin (01/11/202) di ruang kerjanya.
Meski jumlah kasus DBD tahun ini menurun, namun kata Nurbaity, DBD tahun ini lebih berbahaya, karena merenggut nyawa dua pasien.
“Tahun ini dikatakan lebih berbahanya walau jumlah kasus menurun, karena ada dua pasien DBD meninggal, dua-duanya dari Kelurahan Bastiong Karance. Dimana satu orang meninggal pada bulan Mei dan satunya lagi meninggal pada bulan Oktober,” ungkapnya.
Ditambahkan, adanya kasus meninggal ini, pihaknya hari ini (Senin, red) melakukan Foging di Kelurahan Bastiong Karance. “Kalu tidak hujan hari ini kita akan melakukan Foging,” tambahnya.
Ia berharap kepada masyarakat apabila melihat ada gejala panas tinggi dan bintik-bintik merah yang muncul di kulit, agar segera melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat. “Kita berharap kalau ada gejala-gejala yang muncul, segera melakukan pemeriksaan, jangan tunggu sampai sakit baru datang berobat,” tutup Nurbaity. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!