Ternate, Maluku Utara- Pekan ini Proyek Pembangunan Break Water Pelabuhan (dermaga) Hiri dilelang. Waktu pelaksanaan Proyek itu sendiri tersisa satu bulan. Nilai proyek sebesar Rp 1,2 miliar. Itu disampaikan Sekretaris Dinas PUPR Kota Ternate, Bambang Maradjabessy kepada Haliyora, Selasa (12/10/2021).
“Proses lelang Proyek Pembangunan Break Water Pelabuhan Hiri akan dilaksanakan pekan ini, mengingat waktu pelaksanaannya tinggal sebulan. Nilai proyek sebesar Rp 1,2 miliar. Anggaran itu rencannya digunakan untuk pencetakan Tetra Port sebanyak 700 buah. Jadi kita siapkan sekitar Rp 1 miliar untuk cetak Tetra Port, sisanya untuk pemasangan. Kita targetkan pencetakan Tetra Port selesai pada Desember 2021,” terang Bambang.
Dikatakan, setelah Tetra Port dicetak, kemudian dilanjutkan dengan proses lelang fisik untuk pemasangannya. “Kalau Tetra Port sudah selesai dicetak, barulah kita lelang fisik pekerjaan pemasangannya di laut,” jelasnya.
Bambang menjelaskan, terkait dokumen UKL/UPL, disiapkan instansi tekhnis sesuai bidangnya yang ditargetkan selesai pada Desembar 2021, sehingga pada Januari 2022 dokumen lingkungan sudah siap dan dilakukan lelang fisik pemasangan Tetra Port.
“Dokumen lingkungan akhir tahun ini sudah dirampungkan sebelum pekerjaan dilakukan, tapi dengan waktu yang ada ini didahulukan (dicetak) disesuai dengan dokumen,” pungkas Bambang. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!