Halsel, Maluku Utara- Dua hari lalu, tepatnya, Rabu 08 September 2021, terjadi bencana alam di Desa Tawa, Kecamatan Gane Barat Selatan. Angin puting beliung menghantam desa itu. Sejumlah rumah penduduk rusak disapu puting beliung.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Halsel segera turun ke lokasi mendata jumlah fasilitas yang rusak.
Sesuai keterangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halmahera Selatan, Muhajir Zam-zam, sebanyak 45 unit rumah warga rusak disapu puting beliuang.
“Tim Reaksi Cepat BPBD Halsel sudah turun ke lokasi bencana di Desa Tawa. Tim kami mendata kerusakan fasilitas di sana. Sebanyak 45 unit rumah warga dan fasilitas umum lainnya rusak dihantam puting beliung,” ungkap Muhajir, kepada Haliyora, Jum’at (10/09/2021).
Muhajir merinci, 45 unit rumah warga yang rusak terdiri dari 29 rusak ringan, 9 unit rusak sedang dan 7 unit Huntap tahan gempa rusak berat. 7 unit Huntap berbahan baja ringan itu bantuan Badan Nasioan Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk korban gempa 2019 lalu. Sedangkan fasilitas umum yang rusak antara lain, gedung SD Negeri 71 Tawa (rusak ringan), Masjid Nurul Fikrul Tawa, TPQ, dan Gardu jaringan.
Dikatakan, 29 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terkena sapuan puting beliung kategori rusak ringan masih bertahan di rumahnya, sementara warga yang rumahnya rusak sedang ada yang bertahan di rumah tersebut, namun ada yang mengungsi ke rumah orang tua mereka.
“Sementara ini BPBD menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) untuk mengganti kerusakan rumah warga dan fasilitas umum di Desa Tawa itu. Kalau sudah selesai dan ditandatangani bupati dan anggarannya direalisasikan, maka tim kami langsung menyalurkannya,” ungkap Muhajir.
Untuk bantuan logistik, sambung Muhajir, Bupati Halsel Usman Sidik sudah turun langsung menyalurkannya kepada warga. “Kalau bantuan logistik, pak bupati sudah turun salurkan langsung kepada warga. Insya Allah minggu ini BPBD juga akan menyalurkan bantuan logistik lagi,” pungkasnya. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!