Ternate, Maluku Utara- Gabungan mahasiswa dari berbagai Program Studi Universitas Khairun Ternate, pada Jum’at sore (06/08/2021), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Rektorat Unkhair Ternate.
Para mahasiswa menuntut penghapusan biaya tes kesehatan bagi mashasiswa baru (digratiskan).
Kordinator aksi, Irawan, kepada wartawan mengatakan, pihak kampus telah menerapkan kebijakan yang memberatkan mahasiswa baru pada masa pandemic Covid-19 yang sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat.
“Masa dalam masa pandemic Covid-19 yang memporak-porandakan ekonomi masyarakat seperti ini, pihak kampus masih melakukan pungutan terhadap mahasiswa baru,” tandasnya.
Irawan menyebut, pungutan biaya tes kesehatan bagi mahasiswa baru Tahun 2021 bertentangan dengan penjelasan Permendikbud No. 55 Tahun 2013 tentang sistem ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Biaya tes kesehatan bagi mahasiswa Baru sebesar Rp 300.000, dan khusus mahasiswa baru Fakultas Kedokteran sebesar Rp 600.000, itu sangat memberatkan. Itu sama halnya membunuh cita-cita anak bangsa, karena kalau bagi mahasiswa yang tidak mampu maka pasti mundur,” tandasnya.
Di pihak lain, Dewi, selaku Kepala Biro Akademi saat diwawancarai Haliyora menjelaskan, selain tes kesehatan bagi mahasiswa baru, ada juga tes pisikologi, tes buta warna dan berbagai tes lainnya sehingga mahasiswa yang bersangkutan harus membayar.
“Untuk pembayaran tes kesehatan harus berbayar karena pihak Unkhair bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Jadi biaya itu tidak masuk ke kas Unkhair, tapi bayar ke IDI,” terangnya. (Boy-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!