Kebutuhan Guru di 3 Kecamatan Bakal Teratasi, DPRD Ternate : Prioritaskan Putra Daerah

- Editor

Senin, 2 Agustus 2021 - 11:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III Fraksi NasDem, Nurlela Syarif

Anggota Komisi III Fraksi NasDem, Nurlela Syarif

Ternate, Maluku Utara- Rencana Dinas Pendidikan Kota Ternate merekrut 109 Pegawai Tidak Tetap (PTT) tenaga Guru untuk ditempatkan di Kecamatan  Batang Dua, Hiri dan Moti mendapat apresiasi Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.

Sebagaimana disampaikan Nurlela Syarif selaku juru bicara Komisi III DPRD Kota Ternate saat diwawancarai Haliyora usai  rapat bersama Dinas Pendidikan Kota Ternate, Senin (02/8/21)

Ia menjelaskan, Komisi III sangat mengapresiasi rencana dinas merekrut guru PTT untuk ditempatkan di tiga kecamtan terluar itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut politisi Nasdem tersebut, rencana rekrutmen guru PTT tersebut sejalan dengan temuan Komisi III terkait kekurangan guru di tiga Kecamatan terluar itu. “Setiap kegiatan Komisi yang selalu kami temukan di lapangan adalah keluhan kekurangan tenaga guru, jadi kami sangat merespon rencana perekrutan tenaga guru PTT tersebut,” ujarnya.

Bahkan, politisi perempuan itu menganggap rekrutan guru PTT tersebut wajib dilakukan, bahkan dia mendesak agar cepat direalisasikan. “Menurut kami, masalah kekurangan guru ini merupakan masalah urgen, sehingga komisi III berharap perekrutan tenaga guru PTT  ini menjadi prioritas bagi Dinas Pendidikan,” imbuhnya.

BACA JUGA  DPRD Minta SK Pemecatan 80 Satgas Pasar Dianulir

Nurlela juga berharap, perkrutan tenaga guru PTT juga diikuti dengan pemberian insentif kepada guru di tiga kecamatan terluar itu.

“Kami juga perlu mendorong adanya tambahan insentif guru di tiga wilayah terluar, karena selama ini mereka hanya dapat tambahan tunjangan tapi bukan Tambahan Tunjangan Pegawai (TTP), nilainya kurang lebih hanya Rp 230.000, jadi kita dorong agar supaya perlu ditambah,” ujarnya.

Menurutnya, rekrutmen tenaga guru PTT tersebut sebaiknya diproritaskan putra-putri daerah setempat. “Supaya mereka menetap. Kalau pola rekrutmen nanti kita bicarakan dengan BKD,” tutur Nurlela.

Menyinggumg tentang ketersediaan dana untuk membayar gaji PTT yang akan direkrut, Nurlela menandaskan masalah dana bukan menjadi kendala. “Ada uang ka tarada menurut kami bukan itu yang dilihat. Yang kita lihat adalah kebutuhan guru. Ini wajib dan  pemerintah harus segera mengalokasikan anggaran untuk memenuhi kebutuhan kekurangan guru,” tandasnya.

Sementara, terkait masalah anggaran, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate  Bachtiar Teng mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran pembayaran honor dan insentif guru Pegawai Tidak Tetap (PTT) sebesar Rp 380 juta untuk honor PTT selama tiga bulan pertama. Anggaranan ini diusulkan dalam APBD atau APBD Perubahan.

BACA JUGA  Kegiatan Fiktif Kasus Haornas Diburu Jaksa

“Secara garis besar, saya juga sudah sampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPRD, kalau boleh di tiga bulan terakhir ini, sehingga pada akhir Agustus atau awal September kita sudah bisa buat rekrutmen,” kata Bactiar.

Bahtiar menyebutkan, 109 guru PTT yang akan direkrut tersebut bakan menerima gaji per orang per bulan sebesar Rp 1.100.00 ditambah tunjangan masing-masing sebesar Rp 400.000. “Jadi total gaji honor dan tunjangan masing-masing guru sebesar Rp 1.500.000 per bulan,” terangnya.

Bactiar memastikan pihaknya memprioritaskan putra-putri asli daerah dalam rekrutmen guru PTT untuk tiga kecamatan terluar.

“Yang jelas kita akan merekrut PTT tenaga guru ini adalah anak daerah, itu yang kita prioritaskan.Tetapi tidak menutup kemungkinan akan juga memberi kesempatan kepada putra-putri Ternate yang mau bertugas di tiga kecamatan tersebut, jika pelamar putra-putri asli daerah setempat tidak mencukupi,” ujar Bachtiar. (wan-1)

Berita Terkait

Prabowo Presiden, Gerindra Malut Dorong Kader Terbaik Maju Pilgub
Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu
Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot
Pangkat Tak Cukup, Eka dan Yerrie Batal Ikut Lelang JPTP di Pemprov Malut
Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba saat Hadiri Isra Mi’raj yang Digelar SMPN 25 Halsel
Bupati Halsel Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan
Kades Cendana Morotai Terancam Pidana
Hendrata Beri Sinyal Berduet dengan Nasir Sangaji Lawan Petahana di Pilbup Sula
Berita ini 172 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:15 WIT

Prabowo Presiden, Gerindra Malut Dorong Kader Terbaik Maju Pilgub

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:53 WIT

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:17 WIT

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:00 WIT

Pangkat Tak Cukup, Eka dan Yerrie Batal Ikut Lelang JPTP di Pemprov Malut

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:56 WIT

Bupati Halsel Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:21 WIT

Kades Cendana Morotai Terancam Pidana

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:04 WIT

Hendrata Beri Sinyal Berduet dengan Nasir Sangaji Lawan Petahana di Pilbup Sula

Selasa, 27 Februari 2024 - 14:12 WIT

Pedagang di Ternate ‘Ngamuk’, Banjiri Jalanan dengan Buah Pisang

Berita Terbaru

Kordiv HP2H Bawaslu Pulau Morotai, Mulkan Hi. Sudin

Headline

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:53 WIT

Tim Kuasa Hukum tengah berkoordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot Ternate terkait lahan kantor Dishub. (foto/arul)

Headline

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:17 WIT

error: Konten diproteksi !!