Ternate, Maluku Utara- Beberapa bulan belakangan sering terjadi peredaran narkoba di lapas Jambula. Hal ini hampir membuat warga hilang kepercayaan terhadap petugas lapas karena sering ditemukan barang-barang terlarang itu dalam lapas tanpa diketahui pemiliknya.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku Utara, M. Adam. kepada wartawan, pada Selasa (27/07/2021) mengatakan, sering terjadi peredaran narkoba di Lapas sehingga pemerintah, BNN, Kepolisian bahkan masyarakat menaruh kecurigaan besar kepada pihak lapas.
“Kinerja petugas Lapas pun dipertanyakan,” ujarnya
Olehnya itu, dirinya mengambil kebijakan memerintahkan agar seminggu sekali dilakukan penggeledahan di setiap blok hunian warga binaan di Rutan maupun di Lapas.
“Penggeledahan itu harus rutin dilakukan secara terus menerus. Dan kalau kedapatan ada barang terlarang apa saja jenisnya tersimpan di salah satu blok warga binaan, maka penghuninya yang harus di isolasi di ruangan khusus isolasi, supaya ada efek jera dan menjadi pelajaran bagi napi lainnya,” tandas Adnan.
Dikatakan, setelah kebijakan tersebut dilakukan beberapa waktu lamanya, maka hasilnya dapat terlihat yakin sudah tidak ditemukan lagi barang-barang haram itu masuk ke rutan maupun Lapas.
“Meski sudah sepi, tapi penggeledahan secara rutin tetap dilakukan. Saya tidak mau kecolongan lagi saat kita lengah. Tadinya kita mau memasang CCTV pada setiap sudut Rutan maupun Lapas untuk memantau dan mengontrol keluar masuknya orang dan barang, sehingga mengetahui kemungkinan disusupkan barang haram dengan cara melemparkan ke dalam Rutan/Lapas, namun karena terkendala dana sehingga sampai saat ini belum terwujud. Namun saya tegaskan bahwa kebijakan yang saya terapkan ini sangat serius. Saya ingin hilangkan stigma bahwa Rutan atau Lapas menjadi sarang Narkoba,” tandasnya.
“Saya juga perintahkan untuk perketat penjagaan di pos-pos penjagaan. Petugasnya harus selalu mengawasi lalu lalangnya masyarakat di seputaran Rutan atau Lapas. Kalu terlihat ada orang lalu lalang maka petugas harus memastikan tujuan mereka apa dan sebagainya,” tambah Adnan. (Jai-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!