Bupati Haltim Wajibkan ASN Konsumsi Beras Subaim

Wasile, Maluku Utara- Petani Desa Cemara Jaya Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur keluhkan sulitnya memasarkan hasil pertanian mereka pasca panen, terutama beras.

Aswari, salah satu petani di Desa  Cemara Jaya menuturkan, mereka kesulitan memasarkan beras hasil panen disebabkan anjloknya harga.

Hal itu disampaikannya di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur pada kegiatan Temu Lapangan usai melakukan kegiatan Panen Raya di Desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile, Halmaera Timur, Kamis (22/7)

Kata dia, pihaknya sangat kesulitan memasarkan beras pasca panen. Ini disebabkan anjloknya harga beras akhir-akhir ini.

“Kami sangat sulit dalam melakukan pemasaran, buat apa hasil panen yang melimpah, kalau hasil panen sulit kita jual. Kalau di tahun 2019 harga beras per kilo bisa capai Rp 5.500, saat ini justru turun dan sangat sulit bagi kita,” jelasnya.

Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati, dirinya meminta agar Pemda membatasi suplai beras dari luar Haltim yang biasanya dipasok melalui tol laut. “Jangan sampai beras yang dimasukkan melalui tol laut itu mempengaruhi daya beli masyarakat Haltim,” ujarnya.

BACA JUGA  Disperindag Morotai Kembali Sita BBM 282 Liter di 10 Desa

Olehnya itu, dia meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Haltim bisa membantu petani mencari solusi agar beras subaim yang diproduksi tak lagi kesulitan untuk dijual saat tiba masa panen. “Kami berharap agar Pemda bisa carikan solusinya supaya mempermudah bagi kami,” harap Aswari sudahi.

Mendapat keluharan dari petani, Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa untuk pemasaran beras Subaim, pihaknya sudah menyiapkan skema dengan mewajibkan seluruh ASN Haltim untuk mengkonsumsi beras Subaim.

“Jadi saya sudah diskusikan dengan pak Wakil, agar strategi ini kita jalankan dimana seluruh ASN untuk wajib mengkonsumsi beras Subaim, di Haltim kurang lebih ada 3000 ASN,” katanya.

Selain mewajibkan ASN agar mengkonsumsi beras Subaim, Bupati Ubaid juga mengaku telah berkordinasi dengan BUMD Haltim untuk membeli beras hasil produksi petani Haltim. “Saya juga sudah minta ke BUMD Perdana Cipta Mandiri agar membeli hasil produksi masyarakat termasuk beras, hal itu akan memudahkan masyarakat,” ujar Ubaid.

BACA JUGA  Pedagang Pasar Basanohi Ditertibkan Pekan Depan

Ubaid juga menepis informasi adanya suplai beras dari luar Haltim melalui tol laut, yang mana dirinya mengatakan selama ini untuk beras tidak ada yang di pasok melalui tol laut.

“Saya ini mantan Kadis Perhubungan, selama ini tidak ada suplai beras dari luar, yang harus dipikirkan saat ini oleh petani, agar tol laut ini bisa dimanfaatkan untuk menjual hasil produksi beras ke luar,” imbuh Ubaid.

Untuk diketahui, kegiatan Panen Raya di selain dihadiri Bupati dan Wakil Bupati, hadir pula Kepala Balai Provinsi Abdul Wahab, Camat Wasile, Gapoktan, kelompok Tani dan pemerintah desa setempat. (RH-*)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah