Covid-19 di Ternate Meningkat Saat PPKM, Ini Penjelasan IDI Malut

Ternate, Maluku Utara- Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Ternate saat diberlakukan PPKM sejak tanggal 6-20 Juli 2021 terus mengalami peningkatan.

Data yang dihimpun Haliyora.id dari Tim Satgas Covid-19 Kota Ternate, tercatat 629 orang terkonfirmasi positif pada periode penerapan PPKM selama dua minggu di Kota Ternate.

Tercatat pula, akumulasi jumlah kasus positif di Kota Ternate sebelum PPKM adalah 1844 kasus, dan setelah berakhirnya PPKM akumulasinya menjadi 2473 kasus, atau bertambah 629 kasus dalam kurun waktu 14 hari diterapkan PPKM.

Dengan adanya lonjakan kasus tersebut, anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Sudarno M. Taher menyatakan, Pemkot Ternate gagal dalam menekan penyebaran Covid-19 di masa PPKM.

BACA JUGA  Minim Tenaga, Swab Test Pasien Covid-19 Ternate Masih Antri

Ditambahkannya, tujuan penerapan PPKM adalah untuk memutus sebaran covid-19, tetapi ketika jumlah kasus Covid-19 itu masih terus bertambah, maka perlu ada evaluasi dari Pemerintah Kota Ternate

Dikonfirmasi Haliyora.id, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf menjelaskan, bahwa imbas PPKM baru akan terlihat dalam 10-14 hari ke depan sesuai dengan masa inkubasi Covid-19.

Menurutnya, di Kota Ternate dalam enam hari terakhir ada penurunan kasus, yg artinya dampak PPKM mulai terlihat. Ia pun berharap dalam beberapa hari ke depan jumlah kasus positif di Kota Ternate bisa melandai (turun).

“Mudah-mudahan ke depan makin turun,” harap dr. Alwia saat kepada Haliyora.id, Selasa malam (20/07/21).

BACA JUGA  3 Dokter di RSUD Maba Haltim Terpapar Covid-19

Selain itu, mantan juru bicara Covid-19 Provinsi Maluku Utara ini juga meminta Tim Satgas Covid-19 Kota Ternate untuk terus melakukan pemantauan.

“Kota Ternate juga merupakan pintu masuk orang dari kab/kota dan provinsi lain, seharusnya mereka melakukan isolasi mandiri salama 10-14 hari, terutama dari daerah kategori zona merah, ini untuk melihat apakah ada gejala Covid-19 atau tidak, jika ada gejala segera ditangani,” pungkas Alwia.

Sementara itu, Sekertaris Tim Satgas Kota Ternate, M. Arif Gani, saat dihubungi baik lewat telepon maupun pesan Whatsaap tidak memberikan tanggapan hingga berita ini dipublis. (Jai-*)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah