Maba, Maluku Utara- Sebanyak tiga orang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga praktis tidak dapat melakukan praktek.
Pemerintah setempat cepat mengambil langkah mengatasi kekurangan dokter tersebut dengan memanggil dokter lain yang bertugas di sejumlah puskesmas untuk mengisi kekurangan dokter di RSUD Maba.
Kepala Dinas Kesehatan Haltim, Vita Sangaji, saat dikonfirmasi Haliyora via handphone membenarkan tiga dokter RSUD Haltim terkonfirmasi positif Covid-19. “Memang benar, ada tiga dokter RSUD terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka saat ini menjalani karantina mandiri di rumah. Makanya kita ambil langkah cepat dengan memanggil dokter yang bertugas di beberpa puskesmas untuk mengisi kekosongan dokter di RSUD kota Maba,” ujar Kadinkes.
Dikatakan, Dinas Kesehatan Haltim telah mengeluarkan dua Surat Tugas (ST) untuk dua dokter yang akan menggantikan sementara para dokter yang terpapapar Virus Corona.
“Kita sudah siapkan dua dokter yang akan menggantikan sementara para dokter yang menjalani karantina di rumah. Mereka akan bertugas di ruang UGD. Tapi hari ini (Juma’at) mereka belum bisa datang karena sedang ada kegiatan, mudah-mudahan Sabtu besok atau Minggu lusa mereka datang ke sini,” jelas Vita.
Dikatakan pula, untuk mengantisipasi penularan virus ke tenaga medis lainnya, saat ini Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa ruangan Rumah Sakit Umum Daerah. “Memang belum dibuka karena masih ada penyemprotan terutama di UGD,” katanya.
Vita memastikan, pelayanan kesehatan di RSUD Maba akan kembali berjan dengan baik seperti biasa setelah penyemprotan disinfektan. ”Kita upayakan penyemprotan disinfektan secepatnya selesai supaya pelayanan kesehatan segera berjalan normal kembali. Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit,” ujar Vita.
Selain penyemprotan disinfektan, Dinas Kesehatan juga berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit untuk melakukan pengetatan pengunjung. ”Ini penting dilakukan agar meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Kita sudah sampaikan ke Pak bupati masalah ini,” terangnya.
Sementara, direktur RSUD kota Maba, Muhammad Nasir memilih tidak menanggapi ketika dikonfirmasi Haliyora terkait tiga dokter yang terpapar Covid-19. (RH-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!