Bupati Halbar Nilai Eks-Oknum Tim Suksesnya Gagal Paham

Jailolo, Haliyora

Mantan anggota Tim Sukses Pasangan Bupati dan Wakil Bupati James Uang-Djufri Muhammad berjumlah empat orang, pada Rabu (21/04/2021) kemarin berulah di kantor BKD Halmahera Barat.

Mereka ngamuk di kantor tersebut dengan memecahkan sejumlah pot bunga. Tindakan itu dilakukan lantaran meraka menuding kepala BKD Halbar, Zubair menghalangi pelantikan Pejabat Eselon III.

Menanggapi ulah eks tim suksesnya, Bupati James Uang menganggap oknum tersebut tidak memahami regulasi pelantikan. “Mereka tidak mengerti (paham) regulasi pelantikan atau pengangkatan pejabat eselon,” ujar James, Kamis ( 22/04/2021).

Dijelaskan, regulasi pergantian dan pelantikan pejabat atau rolling ada mekanismenya. Rujukannya selain UU juga Surat Edaran Mendagri No 273 Tahun 2020.

“Antara lain disebutkan, Kepala Daerah yang dilantik, jika sebelum enam bulan terhitung sejak pelantikan kemudian mau melakukan pergantian pejabat harus mendapatkan izin tertulis dari Mendagri, baik itu eselon II, III dan IV,” jelas Bupati, Kamis (22/04/2021) via telpon.

BACA JUGA  Selain Jailolo, Kecamatan Ibu Bakal jadi Kawasan Ekonomi Baru di Halbar

Ia menandaskan, ulah beberapa oknum itu sangat kontras dengan tagline Paslon James-Djufri (JUJUR) yakni ‘DIAHI’ artinya menata atau memperbaiki. “Ulah mereka kemarin jelas bukan ‘mendiahi’ melainkan merusak,” kecam James.

Mantan DPRD empat periode itu menegaskan dirinya tidak mau mengambil resiko hanya karena mengikuti kemauan sekelompok orang terkait pergantian dan pelantikan atau rolling pejabat.

“Soal pelantikan, pergantian atau rolling pejabat harus mengikuti regulasi yang sudah diatur. Saya tidak mau melanggar aturan hanya karena mengikuti kemauan kelompok tertentu. Karena ada sanksi hukum yakni satu bulan penjara,” tandasnya.

BACA JUGA  Pemkot Ternate Bolehkan Sholat Idul Adha

Terpisah kepala Badan Kepegawaian daerah ( BKD ) Jubair T Latif melalui telepon mengatakan, pihaknya hanya mengikuti arahan pimpinan dalam hal ini Bupati. “Prinsipnya saya mengikuti arahan pimpinan yaitu Bupati James Uang, kalau pak bupati perintahkan ya saya laksanakan,” tegasnya.

Atas ulah empat oknum tersebut Jubair mengatakan akan memproses secara hukum.

“Mereka datang di kantor bikin ulah, merusak beberapa fasilitas dan mengancam saya. Kalau mengancam kepala BKD, itu sama saja dengan mengancam Bupati. Jadi saya tunggu instruksi bupati, kalau beliau perintahkan selesaikan lewat jalur hukum akan saya lakukan,” pungkasnya.(Elang-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah