Ternate, Haliyora
Menjelang bulan suci ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, harga daging ayam di pasar kota Ternate bergerak naik
Ervin Zakaria, salah satu pedang daging ayam potong di pasar Higienis Kota Ternate saat diwawancarai haliyora mengatakan, harga daging ayam potong mulai naik sehari sebelumnya. Ia mengaku, kenaikan harga ini disebabkan menyesuaikan dengan harga suplai, “daging ayam potong di sini dipasok dari Manado dan Surabaya, dan harganya mulai naik,” ungkap Ervin Zakaria, Kamis, (08/04/2021).
Meski begitu, kata dia, harga daging ayam potong saat ini belum menentu kenaikannya, pergerakan pasar masih ditinjuau terus, seperti biasanya jika permintaan stok banyak tentu harga pasti akan bergeser naik.
“Hal ini tentu berpengaruh pada daging ayam yang kami jual, yang pastinya menjelang bulan puasa pasti ada pergeseran harga juga,” jelas Epin sapaan dia.
Sebelumnya harga daging ayam potong perkilo Rp 33 ribu menjadi Rp 38 ribu per kg.
Selain harga daging ayam potong yang bergerak naik, harga telur juga diprediksikan ikut naik jelang bulan puasa nanti.
Hal itu juga diakui Anang, salah satu pedangang telur di pasar higienis. Katanya, saat ini kebutuhan telur sangat signifikan sehingga harga pun akan bergerak naik.
Anang membeberkan, sementara ini harga telur sesuai ukuran masih berkisar Rp 1.700 hingga Rp 2,000 per butirnya.
Kandati demikian, tambah Anang, ketersediaan telur hingga memasuki bulan puasa masih stabil, namun, belum bisa dipastikan saat puasa, permintaan telur sangat tinggi.
“Kami pedagang berharap persediaan dari penyuplai berjalan lancar dan harga pasarannya masih tetap normal seperti saat ini hingga lebaran mendatang,” tutup Anang. (Alfian-*)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!