Jailolo, Haliyora
Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad pada Senin (5/04/2021), melepaskan 92 siswa-siswi Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) SMK BINA INSANI di Desa Hoku-Hoku Kie, Kecamatan Jailolo.
Djufri Muhamad dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekolah merupakan lembaga pendidikan yang keberadaannya merupakan bagian dari sistem sosial bangsa yang bertujuan untuk mencetak manusia yang cakap, demokratis, bertanggung jawab, beriman, bertaqwa, sehat jasmani dan rohani, memiliki pengetahuan dan keterampilan, berkepribadian yang mantap serta mandiri.
“Agar tujuan tersebut dapat tercapai, maka dibutuhkan kurikulum yang kuat dalam hal sumber daya manusia. Kurikulum ini nantinya akan digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan seluruh kegiatan pembelajaran,” jelasnya.
Lebih lanjut Djufri menjelaskan, salah satu aspek kurikulum yang seharusnya mendapat perhatian utama oleh setiap pengelolaan pendidikan adalah praktek kerja, sebab hal tersebut menjadi jembatan bagi siswa-siswi dalam menentukan basik dan keahlian mereka sejak dini.
“Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah yang paling melekat dengan praktek kerja,” ujar Djufri
Wakil Bupati menambahkan, seluruh sekolah SMK di indonesia sudah lebih menjurus ke basik dan keahlian para siswa-siswi yang mengharuskan praktek kerja lapangan atau lebih dikenal dalam dunia SMK yakni praktek kerja industri (prakerin).
“Jadi, pelepasan siswa-siswi hari ini dalam rangka prakerin untuk mengenalkan kalian para siswa-siswi SMK Bina Insani seperti apa tempat kerja yang nyata serta sebagai link and match antara kurikulum sekolah dengan dunia nyata,” pungkasnya. (Elang-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!