Mana Lebih Baik, Memakai Calana Dalam atau Tidak Setelah Berhubungan Intim ?

Sehat, Haliyora

Ada dua pendapat yang mungkin sering anda dengar. Sebagian orang berpendapat tetap memakai celana dalam saat tidur setelah berhubungan intim, namun ada juga berpendapat sebaliknya yaitu melepasnya.

Agar tak lagi bingung dan keliru, maka sebaiknya kita ikuti pendapat para ahli berikut ini.

Setelah berhubungan intim, tubuh pasti akan berkeringat dan lembab, temasuk pada organ intim. Anda mungkin sudah tahu bahwa daerah yang panas, berkeringat, lembab dan gelap menjadi tempat yang sempurna untuk kuman berkembang biak. Oleh karena itu, anda wajib memberikan perhatian khusus pada organ intim agar tidak mengundang bakteri dan jamur berkembang biak di dalamnya.

Menurut Sara Twogood, MD, asisten dosen di bagian obstetri dan ginekologi di University of Southern California’s Keck School of Medicine,  sebaiknya anda tak perlu mengenakan celana dalam saat tidur setelah berhubungan intim. Hal ini tentu saja bertujuan untuk mencegah bakteri dan jamur berkembang biak serta memberikan ruang bagi organ intim untuk bernafas.

“Jangan sampai anda menggunakan kembali celana dalam lembab bekas pakai saat tidur setelah berhubungan intim. Pasalnya, hal ini meningkatkan risiko terkena berbagai masalah kesehatan, mulai infeksi jamur, bakteri, hingga infeksi saluran kencing,” Demikian tinjauan dr. Damar Upahita – Dokter Umum yang ditulis Citra Andini mengutip Sarah Twogood, MD.

BACA JUGA  Makna Desahan Wanita Saat Bercinta

Dikatakan, jika Anda tidak terbiasa melepas celana dalam saat tidur, maka lebih baik ganti celana dalam dengan yang kering dan berbahan katun. Karena Celana dalam berbahan katun biasanya mampu menyerap keringat dan membuat organ intim anda tetap bisa bernafas. Dengan begitu, celana dalam anda tidak akan lembab sepanjang malam.

Disarankan, sebaiknya anda tak langsung tidur setelah berhubungan intim tanpa membersihkan kemaluan terlebih dahulu. Pasalnya, infeksi akan mengintai anda jika tidur dalam keadaan kelamin anda lembab. Cairan semen, cairan vagina, keringat, dan pelumas sebaiknya dibilas dan dibersihkan sebelum tidur.

Katanya, membersihkan organ intim setelah berhubungan intim dengan handuk atau tisu bisa juga membuat kering, tetapi akan lebih baik jika membilasnya dengan air. Cucilah vagina atau penis dengan air dan sabun tanpa pewangi.

BACA JUGA  27 Unit Rumah di Makassar Timur Kota Ternate Dapat Bantuan dari Kemenkeu

Anda tak perlu membersihkannya dengan sabun berpewangi dan berbusa banyak. Ini karena vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Sabun berpewangi justru bisa merusak pH alami vagina dan membuat anda rentan terserang infeksi.

Setelah itu, keringkan dengan benar hingga tak ada lagi sisa cairan yang menempel di organ intim. Ada baiknya juga untuk mengeringkan bagian seprei yang basah dengan handuk bersih atau tisu. Hal ini lagi-lagi untuk mencegah bakteri berkembang biak di dalamnya.

Dingatkan, agar jangan lupa  untuk minum air setelah berhubungan intim, terutama bagi wanita.

Mengutip Alyssa Dweck, MD, seorang dokter kandungan di New York, menyatakan dengan minum air, Anda akan terdorong untuk kencing. Nah, urine ini nantinya akan membantu mengeluarkan bakteri dari dubur di ujung uretra yang masuk saat berhubungan intim. Dengan begitu, bakteri akan hilang tersapu sebelum menyebabkan infeksi. Selamat mencoba sobat haliyora. (Red-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah