Ternate, Haliyora
Kota Ternate memiliki berbagai destinasi wisata yang tak kurang menariknya dengan daerah lain untuk dikunjungi.
Salah satunya adalah destinasi wisata Pantai Dorpedu, Kecamatan Pulau Ternate. Selain pantainya indah juga pemandangannya menarik. Tak heran, bayak wisatawan, baik lokal maupun asing sering berkunjung ke sana. Bahkan pantai dorpedu menjadi tempat favorit bagi warga Ternate berlibur akhir pekan.
Sayangnya destinasi pantai dorpedu terlihat kurang terawat. Sejumlah fasilitas seperti kamar mandi dan WC tak dapat digunakan lagi. Warung makan di sana juga tidak dibuka lagi. Itu terlihat saat haliyora berkunjung ke sana, pada Sabtu (27/03/2021).
Kepada haliyora, Yasmin (warga Kelurahan Dorpedu) menceritakan bahwa pantai Dorpedu merupakan salah satu pantai terfavorit yang selalu dikunjungi warga untuk berlibur, karena keindahan pantai itu.
“Para pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai minuman dan makanan yang disiapkan warga setempat,” ujarnya.
Pantai dorpedu mulai sepi pengunjung, kata Yasmin, sejak 2018 hingga sekarang. “Saya juga tidak tau apa penyebabnya sehingga tidak ada lagi orang-orang berkunjung atau berlibur akhir pekan di sini. Kurang lebih sudah empat tahun ini seperti ditutup aktifitas wisata di sini. Padahal dulu hampir setiap hari pasti ada yang datang,” ungkapnya.
Yasmin berharap pemerintah Kota Ternate dapat memperhatikan kembali destinasi wisata pantai dorpedu agar kembali dikunjungi seperti dulu. ”Ini kan juga mendatangkan nilai tambah ekonomi warga, jadi kami harap ada perhatian pemerintah,” imbuhnya.
Terpisah, lurah Kelurahan Dorpedu, Dahri Muhamadan saat ditemui haliyora mengatakan kurang lebih tiga tahun tempat wisata panta dorpedu sepi pengunjung, bahkan sangat jarang dikunjungi.
“Saya sendiri tidak tau alasanya mengapa sehingga tempat wisata pantai Dorpedu terhenti aktivitasnya,” ujar dia.
Katanya, saat ini Pemerintah Kelurahan Dorpedu berupaya mengaktifkan kembali tempat wisata pantai yang pernah menjadi salah satu favorit warga Ternate itu dengan memasukkan dalam program kerja pemberdayaan masyarakat.
“Dengan harapan, lewat program ini, aktivitas wisata pantai dorpedu kembali normal seperti dulu. Dalam waktu dekat sudah jalan, kita hanya tunggu anggarannya cair saja. Kita programkan pembuatan tempat parkir dan fasilitas pantai agar warga bisa berjualan sehingga bisa menghidupkan mata pencarian warga setempat,” pungkasnya. (Al-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!