Cerita Kepala Desa Bobo Pulau Obi Tentang Fenomena Ikan Mati di Desanya, Mulut Ikan Berwarna Merah

Halsel, Haliyora

Puluhan ikan mati dan terdampar di pantai desa Bobo, Kecamatan Obi. Warga sangat terkejut dengan kejadian aneh itu.

Itu terjadi selama seminggu berturut-turus sejak 18 Januari 2021. Warga desa Bobo terkejut dengan kejadian langka itu. Kepala desa Bobo, Nelson Boo membenarkan kejadian itu, saat dikonfirmasi Haliyora, pada Jum’at ( 19/02/2021).

Ia menceritakan, selama seminggu berturut-turut seluruh warga desa Bobo dikagetkan dengan terdamparnya bangkai ikan ke pantai.

BACA JUGA  Tunjukan Komitmen Kesiapan Awal Pekerjaan SR dan APP 2025, PLN UIW MMU Gelar Apel Pasukan dan Peralatan

“Pada bulan Januari lalu, tepatnya, hari Senin kami semua warga Bobo kaget mendapati puluhan bangkai ikan terdampar di pantai. Itu terjadi setiap hari selama satu minggu berturut-turut. Ikannya hanya satu jenis saja, yang torang di desa ini bilang ikan kira. Anehnya lagi kondisi bangkai ikan di bagian mulutnya berwarna merah. Lokasi terdamparnya bangkai ikan itu tidak semua di pantai Bobo, hanya di dusun bagian Timur saja. Kami meminta warga tidak mengambil dan menkonsumsi ikan-ikan itu walaupun diantara ikan-ikan masih ada terlihat segar dan belum mati benar. Sampai sekarang kami belum tau penyebabnya. Yang jelas setelah masuk minggu kedua, sudah tidak ada ikan yang terdampar lagi namun sepanjang pantai tempat bangkai ikan itu kini sangat berbau,”cerita Nelson. (Asbar-1)

BACA JUGA  Gunung Gamalama Diusulkan jadi Warisan Geologi
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah