Pengelolaan Pemerintahan Kota Ternate di Akhir Jabatan Walikota Dinilai Sangat Lemah

Ternate, Haliyora

Akhir masa jabatan H. Burhan Abdurahman sebagai Walikota Ternate dinilai banyak kelemahan terkait pelayanan terhadap masyarakat Kota Ternate

Hal ini diungkapkan oleh Wakil ketua DPRD Kota Ternate, H. Djadid Ali, Rabu (10/02/21). Ia menyatakan saat ini banyak fakta di lapangan yang menunjukkan banyak kelemahan pemerintah dalam menangani masalah yang ada di Kota Ternate.

“Lihat saja hal-hal kecil seperti penanganan sampah saja tidak bisa diurus, sehingga warga marah dan menghamburkan sampah ke jalanan. Lalu ada alasan BBM tidak ada. Menurut saya ini lucu dan justru terjadi di akhir masa jabatan walikota,” ungkapnya.

BACA JUGA  Revitalisasi Perusda, Pemprov Malut Gandeng Peneliti

Masalah lain yang menurutnya kurang diperhatikan pemkot saat ini adalah masalah realisasi anggaran tahun 2020. Katanya, sejauh ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD belum mengetahui berapa realisasi anggaran di tahun 2020 kemarin.

“Secara tepat laporan realisasinya itu berapa persen belum tau. Apakah masih ada silvanya berapa persen, ataukah masih ada hutang berapa puluh miliar, ini kan belum nampak semua,” bebernya.

BACA JUGA  Walikota Ternate Bakal Terbitkan Perwali Batasi Penggunaan Kantong Plastik

Ia menambahkan kalau misalnya ada hutang, maka dipastikan jadi beban dalam pemerintahan baru.

”Syukur-syukur kalau penerimaan atau pendapatan dalam tahun 2021 ini bagus, kalau mines, itu akan jadi masalah baru,” pungkasnya. (Ichal-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah