Bank Indonesia Serahkan Bantuan untuk 16 Lembaga Pendidikan di Malut

Sofifi, Haliyora

Bank Indonesi Perwakilan Maluku Utara menyerahkan bantuan sosial berupa sarana pendidikan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan berlangsung di aula kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Ternate, Rabu (10/02/2021).

Acara penyerahan bantuan sarana pendidikan berupa Leptop, Modem Wifi, Proyektor dan pulsa, dihadiri Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba (AGK).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Jeffri Dwi Putra dalam sambutannya menjelaskan, bahwa bantuan tersebut sebagai implementasi program sosial dari BI dalam bidang pendidikan untuk mendorong SDM unggul.

Untuk di Maluku Utara, sambung Jeffri, BI memilih 16 lembaga pendidikan sebagai penerima bantuan, yang masing-masing mendapatkan tiga paket sarana pendidikan. Masing-masing paket terdiri dari leptop, modem wifi, layar proyektor serta pulsa wifi selama tiga bulan

“Meskipun apa yang telah kami berikan ini nilainya barangkali tidak seberapa, namun mudah-mudahan bisa mendukung program pendidikan di Maluku Utara dengan baik,” tuturnya.

Jeffri juga mengingatkan, bahwa di masa pandemi Covid-19 ini, penerapan protokol kesehatan di dunia pendidikan juga harus terus dilakukan.

Sementera Gubernur Maluku Utara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pemprov atas bantuan BI Perwakilan Maluku Utara.

“Atas nama Pemda Perovinsi Malut, saya ucapkan terma kasih dan apresiasi kepada BI Perwakilan Maluku Utara atas bantuan sosial dalam bidang pendidikan ini. Bantuan ini sangat berdampak positif, terutama di masa pendemi Covid-19, dimana saat ini sistem belajar mengajar belum sepenuhnya pulih, masih menerapkan sistem jarak jauh melalui jaringan internet serta pembatasan tatap muka,” ujar AGK.

Menurut gubernur, program bantuan Sosial BI tersebut, selain sebagai bentuk kepedulian, juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus sosialisasi, baik kepada pemda maupun masyarakat tentang program-program spesifik menyangkut tugas dan fungsi Bank Indonesia selaku Bank Sentral.

Gubernur berharap, bantuan dan  kerjasama antara pemprov dan BI ke depan lebih ditingkatkan sehingga jumlah sekolah yang dibantu juga lebih banyak.

“Lebih banyak sekolah yang dibantu akan lebih baik untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan dapat meningkatkan kualitas dunia pendidikan di era digital ini,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Gubernur berharap lembaga pendidikan selaku penerima bantuan dapat menjaga sekaligus memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal.

Bantuan sosial tersebut diserahkan secara simbolik, yang juga dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, Ir. M. Al Yasin Ali, Walikota Ternate Burhan Abdurrahman, dan Kadis Pendidikan Malut yang diwakili Kabid SMA Provinsi Maluku Utara beserta para penerima dari masing-masing lembaga pendidkan.

Sekedar ditambahkan, 16 lembaga pendidikan yang menerima bantuan sosial diantaranya; SD Negeri 8 Kota Ternate, SD Negeri 12 Kota Ternate, SD Negeri 19 Kota Ternate, SD 44 Kota Ternate, SMP Negeri 3 Kota Ternate, SMP Negeri 7 Kota Ternate, MTS Harisul Khairaat Tidore Kepulauan, SMP Negeri 1 Halsel, SMA Negeri 10 Kota Ternate, SMK Negeri 5 Kota Ternate, SMK Negeri 1 Kota Tidore, SMA Negeri 2 Halmahera Selatan, Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Malut Ternate, Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan Banau Halbar, Politeknik Perdamaian Halut dan Universitas Pasifik Morotai. (Sam-1)

Pos terkait