Reskrim Polsek Taliabu Barat Bakal Gelar Perkara Kasus KTI

- Editor

Senin, 8 Februari 2021 - 12:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Taliabu Barat, AKP. Roy Berman Simangunsong, SH.S.I.K

Kapolsek Taliabu Barat, AKP. Roy Berman Simangunsong, SH.S.I.K

Bobong, Haliyora

Jumat 12 Februari 2021, Reskrim Polsek Taliabu Barat mulai lakukan gelar perkara kasus kawin tanpa izin (KTI) dengan terduga kepala desa Woyo, Kecamatan Talaibu Barat, Abd. Mutalib Sangadji dan Novianti (istri kedua).

Ini disampaikan KapolsekTaliabu Barat, AKBP Roy Berman Simangunsong, SH.S.I.K, pada Haliyora, Senin (08/02/2021)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya kita sudah mau gelar, cuman pinyidik pembantu kita masih di Ternate, makanya kita tunggu hari Jumat dia tiba, langsung kita gelar dan apa pun hasilnya nanti saya sampaikan,” ungkap Kapolsek.

BACA JUGA  Kinerja Pendapatan Wilayah Maluku Utara Naik Sebesar Rp Rp 435,76 Miliar

Hanya saja Kapolsek mengungkapkan, laporan kasus KTI tersebut agak lemah karena tidak ada bukti pernikahan.

“Untuk sementara saya kasih tau, kalau kasus KTI itu agak lemah. Buktinya tidak kuat, kalau hanya bukti video dan foto saja. Bukti pernikahan itu surat nikah dari KUA, dan itu kita tidak dapat. Artinya pernikahan resmi belum terjadi. Buktinya masih lemah,” jelasnya.

BACA JUGA  Cakades Perempuan 'Gulung' Petahana di Pilkades Belang-Belang Halsel, Perhitungan di-Take Over, Ada Apa?

Meski demikian, kasus itu dapat dikategorikan pada kasus perzinahan, namun tergantung pelapor.

“Semua kembali pada pelapor. Kami sudah panggil pelapor dan tanyakan, apakah kasus tersebut dilanjutkan dengan laporan Nikah Tanpa Izin (KTI) atau dirubah dengan tuduhan perzinahan. Jadi terpulang kepada pelapornya,” terang Kapolsek. (Ham-1)

Berita Terkait

Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM
Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir
Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara
Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut
Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini
Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 
KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 
PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul
Berita ini 133 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:44 WIT

Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:20 WIT

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:07 WIT

Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:00 WIT

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:53 WIT

Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:25 WIT

KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:18 WIT

PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:34 WIT

Miris ! Pekerjaan Instalasi Listrik PGM Ternate ‘Bautang’, Vendor Ancam Blokir Aliran Listrik 

Berita Terbaru

Tim Kemensos saat menyalurkan bantuan ke korban banjir di Halmahera Tengah, Rabu  (24/7/2024).

Headline

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:20 WIT

Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad

Headline

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:00 WIT

error: Konten diproteksi !!