Terkait Rencana Penarikan Anggaran di Bank, Ini Penjelasan Muhammadiyah Malut

Ternate, Haliyora

Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) rencananya akan menarik semua asetnya dari seluruh bank di Indonesia termasuk di Maluku Utara.

informasi tersebut disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhamadiyah (PWM) Provinsi Maluku Utrara Malut H. Ridwan Ilyas, Senin (28/12/2020).

Ridwan membenarkan rencana penarikan aset Muhammadiyah dari Bank oleh PP Muhammadiyah, namun pihaknya belum menerima pemberitahuan secara resmi dari Muhammadiyah Pusat. Bahkan tidak mengetahui alasan penarikan itu.

“Informasi itu benar tapi belum ada   pemberitahuan secara tertulis, jadi kita belum bisa mengambil keputusan sendiri, kita harus menunggu keputusan dari PP Muhamadiyah secara tertulis baru bisa kita lakukan hal tersebut. Kami juga belum tau alasan apa sehingga aset mau ditarik dari Bank, ” jelasnya.

BACA JUGA  Batas Waktu 12 Januari 2024, Baru 4 Parpol di Sula yang LADK-nya Lengkap

Ridwan mengatakan, aset Muhamnadiyah di Maluku sangat banyak dan disimpan di berbagai bank.

“Jadi kalau diinstruksikan menarik uang Muhamadiyah dari bank-bank tersebut maka kami yang ada di wilayah akan tetap mengikuti instruksi tersebut. Karena aset Muhamadiyah itu dikuasai oleh perserikatan, itu berarti kendalinya ada di pusat dan ada juga di daerah. Misalnya disuru mengolah amal usaha di sekolah-sekolah, sedangkan di Universitas, PPM yang mengelolah anggaran tersebut, sementara kita yang ada di PWM hanya mengawasi, makanya ada Badan Pembina Harian (BPH),” jelasnya.

BACA JUGA  Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri 'Bareng' Meski Awal Ramadhan Berbeda

Meski begitu, Ridwan mengaku tidak mengetahui total jumlah aset  Muhammadiyah di Maluku Utara.

“Aset Muhammadiyah di Malut ini sangat banyak dan disimpan di berbagai bank Malut, terbanyak di Bank Syariah. Tapi saya tidak tau jumlahnya. Belakangan kita ada kurangi aset yang kita simpan di bank,”ujar Ridwan.

Terkait rencana penarikan aset dari bank itu, Ridwan mengaku belum membicarakan di internal PW Muhammadiyah, karena belum ada pemberitahuan resmi dai PPM.

“Rapat internal PWM belum ada terkait dengan penarikan anggaran PPM, rapat itu bisa dilakukan terkecuali sudah ada surat secara resmi dari PP Muhamadiyah,”tutup Ridwan. (Sam-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah