Polda Malut : Tak Ada Toleransi Anggota yang Lakukan Kesalahan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku Utara Kombes Pol Adip Rojikan, S.I.K., M.H

Ternate, Haliyora

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) bakal memporses oknum perwira berpangkat kompol berinisial AH (45) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Khaterin Febian Tjan, yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.

Bacaan Lainnya

“Oknum perwira Polisi yang telah melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya, mereka berdua itu pacaran. Jadi suatu hubungan diantara dua insan, tentunya kemungkinan besar ada kesalahpahaman sehingga menjadi penganiayaan,” ucap Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/12/2020).

Adip menegaskan Polda Malut tidak memberi toleransi kepada anggota yang melakukan kesalahan. Polda, kata dia, akan bersikap tegas mengenai pelanggaran yang dilakukan anggota. Aduan soal kasus AH sudah dilayangkan ke Propam, dan Polda tidak akan menutup-nutupi kasus ini.

“Banyak anggota yang sudah diberhentikan, dan banyak anggota yang sudah diproses, menyangkut dengan pelanggaran hukum itu akan berhadapan dengan prosesnya, diinternal sendiri ada dua, sidang disiplin dan sidang kode etik, kode etik sendiri saksi maksimal pemecatan tidak dengan hormat (PTDH),” tegasnya.

Adip bilang, permasalahan ini tidak ada kaitan dengan organisasi maupun institusi, jadi jangan kaitkan dengan institusi maupun organisasi.

“Saya luruskan, masalah ini pribadi, antara mereka berdua, jangan kaitkan dengan organisasi maupun institusi, ini murni kesalahan perorangan,” pungkasnya. (Ata-3)

Pos terkait