Gegara Mabuk Miras, Tiga Pria Tega Aniaya Seorang Guru di Taliabu

Bobong, Haliyora

Sial benar nasib Samy Saleki, Kepala SDN Desa Kilo, Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Taliabu itu dianiaya oleh tiga orang pria. Konon, ketiga pelaku sudah mabuk akibat minuman keras (miras).

Kronologisnya, korban hendak bersilaturahmi ke rumah salah satu warga desa setempat. Warga diketahui bernama Yulianus Khumagap, bagi korban saat ini masih suasana perayaan natal. Namun setelah tiba di rumah Yulianus ternyata pesta miras. Yulianus dengan dua rekannya langsung mengeroyok korban, tamu mereka sendiri. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/12/2020) silam.

Menurut korban, sebelum akhirnya dia dikeroyok hingga babak belur, sempat diajak berkelahi oleh Yulianus dan dua rekannya. Namun Samy tak meladeni, karena sudah dalam keadaan mabuk Yulianus dan dua temannya itu langsung melancarkan aksinya.

“Tiga pelaku itu adalah Yulianus Khumagap, pekerjaan petani Umur 48 Tahun, dia yang pertama pukul saya  pakai kayu pagar ukuran sekitar 1 meter tepatnya di bagian kepala sampai saya jatuh dan menyebabkan luka memar di dalam muka,” cerita Samy saat dihubungi media ini (28/12/2020) kemarin.

BACA JUGA  Anggaran Sisa BSPS Dibayar Pemda Taliabu Tahun Ini

Korban mengaku dia dihajar secara bertubi- tubi dan dicekik di bagian leher. Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 16 : 00 WIT Sore di kediaman pelaku utama, Yulianus.

Selain dikeroyok, korban juga dicaci maki oleh ketiga pelaku. Karel Hans, salah satu pegawai honorer di SMP Negeri 4 desa setempat yang kebetulan melihat korban dianiaya bukannya menolong korban malah ikut menghakimi korban dengan melontarkan kata-kata tak beretika kepada korban.

Kejadian Naas yang menimpa  Samy itu juga disaksikan anaknya yakni Rendi Saleky yang masih duduk dibangku SMP desa setempat. Rendi pun membenarkan bahwa  kejadian sadis itu dilakukan tanpa belas kasihan.

“Ia benar, bapak saya dipukul secara membabi buta oleh para pelaku dengan menggunakan kayu pagar hingga terjatuh,” ujar Rendi penuh kesedihan.

BACA JUGA  Korban Banjir Toburo dan Trans Maidi belum Terima Bantuan Pangan dari Pemkot Tikep

Tak terima atas tindakan kekerasan tersebut, korban dan pihak keluarga langsung melaporkan kejadian itu di Polsek Taliabu Barat. Dengan harapan agar tiga pelaku yang telah menganiaya dan berkata kasar terhadap korban dapat dijerat dengan hukuman yang setimpal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

” Karena kami sudah lapor polisi, maka saya harap agar  Polsek Taliabu Barat dapat memproses dan menjerat  tiga Pelaku penganiayaan sesuai hukum yang berlaku agar menjadi efek jera bagi pelaku penganiayaan itu, jangan mentang-mentang jagoan mau seenaknya saja pukul orang, apalagi yang dipukul ini orang tua, kasihan,” pinta  korban.

Atas kejadian tersebut, Samy Saleki mengalami babak belur di wajah. Hingga berita ini ditayang, Kanit Reskrim Polsek Taliabu Barat belum dapat memberikan keterangan. (Ham-3)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah