Dua Ranperda Dibahas DPRD dan Pemkot Ternate

Walikota Ternate Burhan Abdurahman

Ternate, Haliyora

Pemerintah dan DPRD Kota Ternate membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Yakni Ranperda tentang Pajak Daerah dan Ranperda tentang Kekayaan Daerah.

Bacaan Lainnya

Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tersebut dibahas dalam rapat di kantor DPRD KotaTernate, Senin (02/11/2020).

Usai rapat, Walikota Ternate Burhan Abdurahman kepada awak media menjelaskan, Perda tentang Pajak Daerah sebelumnya sudah ada, namun  masing-masing bidang memiliki Perda sendiri-sendiri. Dalam Ranperda saat ini akan disatukan dalam satu Perda, namun substansinya sama.

Sedangkan Perda tentang Kekayaan Daerah selama ini belum ada, sehingga sekarang baru mau dibuat untuk menentukan dan mendata semua aset daerah, seperti gedung, ruko, lahan dan lain-lain sebagai kekayaan daerah.

“Dulu Perda Kekayaan Daerah belum ada. Nah, sekarang  ini dibuat agar supaya bisa mengatur kekayaan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah, seperti gedung, ruko yang ada di Jatilen Mall, lahan, reklamasi yang banyak investor masuk dan lain lain. Ini  yang kita atur perdanya,” jelasnya.

Burhan menambahkan, besaran tarif sewa aset daerah juga masuk dalam ranperda dan dibahas dan nati disahkan menjadi perda sebagai satu kesatuan perda tentang Kekayaan Daerah.

“Termasuk besaran tarif sewakan aset juga kita masukkan dalam ranperda Kekayaan Daerah yang kita bahas tadi (Senin.red). Selama ini belum ada, sehingga kami melakukan antisipasi potensi daerah yang belum disentuh perda tersebut,”pungkasnya. (Sam-1)

Pos terkait