Debat Kandidat Halsel, Usman: Harus Ada Sinkronisasi Program Daerah dan Pusat

Halsel, Haliyora

Dua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) saling adu gagasan dalam debat kandidat tahap II yang diselenggarakan KPU, Minggu (01/11/20) malam. Debat ini disiarkan langsung Kompas TV, di Jakarta, 20.30 sampai 22.30 WIB.

Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel tersebut yakni, Nomor urut (1) Helmi Umar Muchsin- La Ode Arfan (Hello) dan Nomor Urut (2) Usman Sidik- Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) terlihat hadir didampingi masing-masing perwakilan tim.

Seperti biasa, debat kandidat diawali sesi penyampaian vis, misi dan program masing-masing paslon, dilanjutkan sesi tanya jawab.

Dalam menyampaikan visi, misi dan program, calon bupati Helmi Umar Muchsin menjelaskan, Ia bersama La Ode Arfan sudah menyusun visi-misi yang disebut ‘HUMANIS’. Konsep HUMANIS, sambung Helmi adalah akronim dari (H) Humoris untuk mewujudkan tatanan birokrasi yang harmonis dalam pelayanan publik, (U) Unggul SDM-nya sehingga mampu berinovasi secara kreatif dalam memaksimalkan potensi Sumberdaya Alam (SDA) demi kemajuan dan kesejahteraaan masyarakat Halsel, (A) Agamis, yakni mendorong semangat toleransi antar ummat beragama dan antar suku, (I) Inklusif, artinya melibatkan partisipasi publik dalam perencanaan pembangunan, serta (S) Solidaritas, artinya membangun kesamaan pikir dan tindakan.

BACA JUGA  Minim Anggaran, KPU Taliabu Gelar Debat Hanya Satu Kali

Sementara calon bupati nomor urut dua (2), Usman Sidik memaparkarkan visi, misi dan program  yang disebutnya ‘SAPTA CITA’ atau tujuh semangat nyata untuk membangun demi mengembalikan senyum Halsel.

Usman juga mengatakan, jika terpilih maka pemerintahannya akan mendorong peningkatan APBD Halsel menjadi Rp tujuh triliun per Tahun.

“Kami sudah berkomitmen utuk mengembalikan senyum masyarakat Halsel. Dan untuk itu kami akan merancang program pembangunan kemudian disampaikan ke pemerintah pusat dan melobi anggaran dari pusat. Dengan jaringan kami yang luas di tingkat pusat, maka saya sangat yakin mendatatangkan anggaran pusat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarkat Halsel melalui program pembangunan yang sudah terangkum dalam SAPTA CITA. Jadi melalui rancangan program dan lobi ke pemerintah pusat itu, maka kami  targetkan APBD Halsel per tahun sebesar Rp tujuh triliun,”jelas Usman ketika menjawab pertanyaan dari paslon nomor urut satu terkait  terobosan apa yang akan dilakukan untuk mendatangkan  uang tujuh triliun tersebut.

BACA JUGA  Debat Kandidat di Halut, Ini Empat Panelis yang Bakal Dihadirkan KPU

Sementara menyambung penyampaian Usman, calon wakil bupati nomor urut dua (2) Hasan Ali Bassam merinci, Visi SAPTA CITA tersebut adalah senyum prima, seyum berdaya,  seyum unggul, sejahtera, maju dan beradab.

Selanjutnya Bassam menuturkan, membangun Halsel dengan kondisi geografis wilayah kepulauan yang terdiri 249 Desa dari 30 Kecamatan, maka perlu  selalu berkoordinasi dengan pemerintah propinsi Maluku Utara dan Pemeritah Pusat. Koordinasi dimaksud untuk menata program unggulan secara sikron dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Bangun Halsel itu butuh tetap berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mensikronkan program-program unggulan demi menjawab kebutuhan masyarakat,”imbuhnya. (Asbar-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah