Pemda Pulau Taliabu Galakkan Disiplin Prokes

Bobong, Haliyora

Selama tujuh bulan lebih sejak pandemi Covid-19, Kabupaten Pulau Taliabu tetap terjaga dari virus berbahaya itu. Kabupaten di ujung Selatan Maluku Utara itu menyandang status zona hijau, zona bebas Covid-19 selama berbulan-bulan.

Bacaan Lainnya

Namun masuk pada bulan ke delapan, status zona hijau berubah menjadi zona kuning, ketika sekretaris daerah kabupaten Pulau Taliabu, DR. Salim Ganiru dinyatakan positif Covid-19 ditambah sejumlah orang di Taliabu reaktif rapid tes.

Kodisi tak menyenangkan itu membuat pemda setempat semakin meningkatkan kewaspadaan serta meningkatkan upaya pencegahan dan penyebaran virus berbahaya tersebut.

Maka sejak diumumkan adanya kasus pasien terkonfirmsi positif Covid-19, kini pemda Pulau Taliabu melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melakukan swiping dan kampanye penggunaan masker.

Kampanye penggunaan masker mulai dilakukan melalui kegiatan senam sehat dan goyang Tobelo dengan menggunakan masker yang digelar di bundaran tugu Hemongsia Sia, pada Jum’at (23/10/2020) pagi.

Pejabat sementara Bupati Pulau Taliabu, Drs.Maddaremmeng yang ikut kegiatan itu menegaskan, semua komponen masyarakat harus mentaati protokol kesehatan, mengigat Taliabu sudah bukan lagi zona hijau, dikarenakan sudah ada yang positif covid 19.

“Makanya pada hari ini saya meminta dan saya mengajak kepada bapak Kejari, bapak kapolsek, dan bapak yang mewakili ketua pengadilan dan Danramil agar bersama-sama membuat satu gerakan untuk mengajak masyarakat mentaati protokol kesehatan, karena hanya itu cara melawan covid-19,”imbuh bupati.

Maddaremmeng sendiri menegaskan akan menerapkan disiplin mengikuti protokol kesehatan bagi seluruh pegawai dalam lingkup pemda Pulau Taliabu.

“Saya akan terapkan disiplin mengikuti protokol kesehatan, terutama memakai masker di lingkup pemda Pulau Taliabu. Seluruh pegawai harus patuh dan disiplin mengikuti protokol kesehatan sebelum kita mengajak orang lain. Jangan sampai kita mengajak atau menyuruh orang pakai masker, sementara kita sendiri yang pengawai tidak pakai masker, itu juga yang masalah. Jadi saya minta mulai dari sekarang semua kantor harus taat dengan protokol kesehatan, saya akan cek, saya akan tiba-tiba datang di kantor-kantor untuk cek apakah taat kepada protokol kesehatan atau tidak,”tandasnya.

Selain itu, Pjs. Bupati berjanji dalam waktu dekat akan mendatangkan alat tes swab dan alat rapid tes anti gen yang langsung jadi.

“Kemarin waktu rapat koordinasi, Pak Doni Munardo (Ketua Gugus Tugas Covid-19 Nasional) juga sudah membenarkan penggunaan tes rapid anti gen, jadi dengan mekanisme atau cara di swab anti gen, makanya kalau takut di swab anti gen harus pakai masker karena kalau tidak saya suru di swab,”tandasnya.

Maddaremmeng juga bakal menyiapkan tempat karantina psien Covid-19. “Saya sudah sampaikan kepada kepala BPBD untuk menyiapkan tempat karantina yang cukup, karena kita belum tau transmisi pasca adanya pasien yang terkonfirmasi positif pertama,”ujarnya. (Ham-1)

Pos terkait