Prospek PT. NHM Sangat Menjanjikan

Halut, Haliyora

Masa depan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) di Maluku Utara masih sangat menjanjikan.

Hal tersebut diungkap General Manager (GM) Geomin Unit Eksplorasi PT Antam .Tbk, Tri Hartono kepada wartawan usai mengikuti acara pertemuan Life of Province Planning (LOPP) dua perusahaan pemegang saham PT. NHM, Minggu (18/10) di Gosowong Halmahera Utara.

“Dari semua prospek yang disampaikan dalam LOPP, kami sangat yakin, PT. NHM masih memiliki masa depan yang menjanjikan. Umur tambangnya masih panjang,” kata Tri, kepada awak media.

Dengan umur tambang yang masih panjang ini, lanjut Tri, tentunya akan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, dari LOPP selama dua hari yang diikuti oleh Presiden Direktur PT. NHM Haji Robert Nitiyudo Wachjo dan Komisaris Ilham Habibe, PT Antam sangat puas. Alasannya, meski baru pertama duduk bersama dengan PT. Indotan dalam LOPP, namun PT. Antam mendapatkan data dan informasi yang lengkap.

“Data dan informasi yang sangat transparan ini, jujur tidak pernah kami dapatkan bersama dengan Newcrest. Apalagi, visi ke depan PT. NHM dari kacamata kami, sangat bagus. Karena itu, kami yakin ke depan masih akan sangat menjanjikan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Tri, PT Antam juga nantinya akan terlibat aktif dalam memaksimalkan semua prospek yang sudah disampaikan dalam LOPP. Disebutkan, PT Antam yang memiliki sejarah panjang dalam pertambangan, memliki sumber daya yang mumpuni.

BACA JUGA  Peduli Korban Banjir, NHM Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak di Kao Barat

“Kita nantinya akan terlibat untuk memaksimal prospek yang sudah dibahas, mulai eksplorasi, penambangan hingga processing khususnya dalam pengolahan bijih emas yang kadarnya lebih rendah,” tandasnya.

Ditambahkan Ahmad Raymond Trilaksana yang juga dari unit eksplorasi PT. Antam, bahwa pihaknya sangat yakin dengan prospek yang disampaikan PT. NHM.

“Sangat ril dan menjanjikan. Karena, PT. Antam baru saja menemukan cadangan emas di Sumbawa Timur. Nah, dari sisi geologi, Sumbawa Timur dan Halmahera berada di garisan yang sama. Kemungkinan adanya cadangan yang sama, itu sangat potensial,” terangnya.

Sementara itu, manajemen PT. NHM melalui Wakil Direktur PT. NHM Amiruddin Hasyim mengatakan, data-data prospeksi yang sudah disampaikan, tentunya harus didukung dengan eksplorasi. Hal itu untuk lebih memastikan data dan informasi awal yang diperoleh.

“Data-data teknis memang diyakini ada harapan ke depan. Bahan tambang masih ada dalam jangka waktu yang dapat dikatakan cukup lama. Jadi umur tambang tidak hanya 1-2 tahun ke depan saja,” kata Amir.

Dijelaskan, LOPP ini merupakan bagian dari perencanaan pertambangan. LOPP secara tidak langsung meng-update data untuk melihat cadangan. Dari data, ternyata masih ada. Sehingga belum akan habis di 2022.

BACA JUGA  Gratis, Pemprov Malut Buka Pelatihan Khusus Calon Pekerja Migran

“Untuk mendukung itu, maka harus dilakukan revisi dan pengajuan kembali visibility studies. Karena dalam dokumen visibility studies itulah disepakati terkait umur tambang,” terang Amir.

Disinggung kabar umur site gosowong berakhir satu hingga dua tahun ke depan, menurut Amir, itulah yang perlu dijelaskan kepada publik. Menurutnya, dokumen kontrak karya PT. NHM dimulai 1997 hingga 2029. Nah, dokumen turunannya adalah studi kelayakan.

“Studi kelayakan ini dalam aturan diajukan tiga tahun sebelum penutupan tambang. Dalam dokumen studi kelayakan sebelumnya, memang disebutkan penutupan tambang pada 2022. Namun, setelah dilakukan prospeksi, ternyata ditemukan cadangan-cadangan baru,” jelasnya.

“Karena itu, tahun ini, sebagaimana yang sudah disepakti dalam LOPP, PT NHM akan melakukan revisi dokumen studi kelayakan. Dalam dokumen tersebut, nantinya akan dimasukkan hasil prospeksi dan eksplorasi kemudian diajukan kepada pemerintah,” terangnya.

Disinggung apa saja yang dibutuhkan untuk kegiatan eksplorasi ke depan, Amir menyebut Presiden Direktur (Presdir) PT. NHM H Robert Nitiyudo akan mendatangkan mesin-mesin baru, tenaga-tenaga geologis handal, dan melakukan peremajaan peralatan pemrosesan hasil tambang,” sebutnya.(Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah