28 Demonstran diamankan Polisi, 5 Orang Reaktif

- Editor

Jumat, 9 Oktober 2020 - 11:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora

Protes pengesahan UU Omnibus Law berlangsung massif hampir di seluruh daerah se-Indonesia.

Di Kota Ternate, pada Kamis, (08/10/2020), ribuan masa dari organisasi mahasiswa dan elemen lain menggelar unjuk rasa di sejumlah titik. Yakni di kantor Walikota Ternate, kantor DPRD, lapangan Salero dan di kampus FKIP Unkhair, Akehuda, Ternate. Unjuk rasa berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika menggelar unjuk rasa, suasana memanas hingga terjadi bentrok antara pendemo dan aparat kepolisian. Aksi bakar ban bekas dan lempar batu mewarnai demo Kamis kemarin. Sejumlah fasilitas publik juga dirusak massa.

Kejadian itu membuat empat ratus lebih gabungan aparat kepolisian Polda Malut dan Polres Ternate mengamankan 28 pengunjuk rasa. Dan didapati lima (5) diantara 28 mahasiswa yang diamankan tersebut reaktif Covid-19.

Hal ini disampaikan Kabid Dokter Kesehatan (Dokkes) Polda Malut, Kombes Pol Subur dalam konfrensi pers yang didampingi Kapolres Ternate di Mapolres Ternate, Jumat (9/10/2020).

BACA JUGA  Pemkot Ternate Resmi Serahkan RPJMD ke DPRD

“Demo kemarin di Kota Ternate, polisi amankan 28 demonstran, lima (5) orang diantaranya dinyatakan reaktif rapid test,”ungkap Kabid Dokkes Polda Malut, Kombes Pol Subur.

Subur menjelaskan, kelima orang pendemo yang dinyatakan reaktif rapid test tersebut saat ini dipisahkan dengan 23 orang mahasiswa lain yang diamankan di Mapolres Ternate.

“Lima orang yang reaktif itu kita pisahkan tempatnya dengan 23 rekan mereka ,”jelasnya.

Kata Subur, aksi demo penolakan UU Ciptaker di Kota Ternate kemarin tidak mengikuti protokol kesehatan, sehingga ada perndemo yang reaktif, karena pelaksanaan aksi tidak mengacu pada protokol kesehatan termasuk menggunakan masker.

“Kemarin memang kita lihat tidak ada yang pakai masker dan terjadi kerumunan, tidak patuhi protokol kesehatan, makanya ada yang reaktif rapid test.

Disebutkan, lima orang yang reaktif tersebut selanjuatnya diswab untuk mengetahui secara pasti ada bibit virus Corona atau tidak.

“Lima orang yang reaktif itu tadi siang sudah dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk dilakukan swab test, dan hasilnya nanti diketahui beberapa hari kemudian,” tuturnya.

BACA JUGA  Bupati Aliong Dinilai Tabrak Aturan Soal Pelantikan Kepsek

Ia menambahkan, dalam aksi unjuk rasa tersebut, selain terdapat peserta demo yang reaktif rapid test, juga ada 14 orang tercatat menjadi korban, dengan rincian, delapan mahasiswa, satu wartawati dan lima anggota Polri.

“ada 12 orang mengalami luka karena terkena lemparan batu dan 2 orang lainya terkena gas air mata,” jelasnya.

Juga disampaikan bahwa masa pengunjuk rasa juga merusak sejumlah fasilitas umum (Publik).

Sementara, Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada melalui Kasat Reskrim AKP Riki Arinanda menjelaskan, lima orang reaktif rapid test tersebut masih dalam penganganan Polres Ternate dan sementara diamankan di Mapolres Ternate.

Riki menuturkan, ada kemungkinan mereka yang reaktf rapid test itu akan malakukan karantina mandiri di rumah masing-masing dengan jaminan orang tua mereka

“Untuk isolasi, nanti kita lihat, kalau memang harus isolasi mandiri di rumah maka orang tua mereka akan menjadi jaminan,”pungkasnya. (Ata-1)

Berita Terkait

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?
Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg
2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel
Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou
Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil
Ichsan Hamzah Kembali Jabat Kalak BPBD Ternate?
Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah
Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55 WIT

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:21 WIT

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:21 WIT

2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:54 WIT

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIT

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:47 WIT

Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah

Senin, 19 Februari 2024 - 22:23 WIT

Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIT

Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir

Headline

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Feb 2024 - 20:21 WIT

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa

Headline

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:54 WIT

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly

Headline

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:28 WIT

error: Konten diproteksi !!