Jejak Karir Politik Merlisa Marsaoly

Ternate, Haliyora.com

Nama Merlisa Marsaoly menjadi buah bibir warga Kota Ternate akhir-akhir ini. Ia adalah salah satu bakal calon walikota Ternate berpasangan dengan Juhdi Taslim sebagai bakal calon wakil walikota Ternate pada pilwako 9 Desember 2020.

Putri pengusaha sukses Adam Marsaoly tersebut bukan politisi kaleng-kaleng. Di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Merlisa meniti karir politiknya dari bawah.

Meski ia adalah putri seorang pengusaha besar Maluku Utara, namun tidak serta-merta dimanfaatkan Merlisa untuk meraih sukses politiknya. Merlisa bukan politisi karbitan, tetapi secara sadar ia merintis dari nol sampai ke titik ini sekarang. Kematangan politik serta kepemimpinannya sudah teruji. Itulah mengapa banyak kalangan menyebut Merlisa sebagai sosok politis perempuan yang sukses dan matang.

Itu semua dapat diketahui lewat rekam jejak Merlisa dalam kiprah politik bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Di PDI-P, Merlisa memulai karir politiknya sebagai sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) Ternate Utara pada tahun 2005.

Dua Tahun kemudian, ketika Kecamatan Ternate Utara dimekarkan menjadi dua kecamatan yaitu Ternate Utara dan Ternate Tengah, Merlisa terpilih menjadi ketua PAC Ternate Utara pada tahun 2007.

Sebagai ketua PAC, di tahun itu juga Merlisa diundang mengikuti Sekolah Kader Madya oleh PDI-P di Manado, Sulawesi Utara.

BACA JUGA  Jaga Stabilitas Harga Barang, YAMIN-ADA Akan Libatkan IRT

Dua tahun kemudian, tepatnya pada pemilihan legislatif 2009, Merlisa mulai maju bertarung merebut kursi legislatif Kota Ternate, dan terpilih sebagai anggota DPRD periode 2009-2014.

Seiring dengan keberhasilannya menduduki kursi DPRD Kota Ternate, Marlisa pun dipilih secara aklamasi menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kota Ternate pada muscab tahun 2010.

Terpilih menjadi ketua DPC, Merlisa secara otomatis menjadi peserta kongres Ke-IV PDI-P di Bali pada tahun 2010, sekaligus ditetapkan menjadi peserta rakernas dan rakornas yang dilaksanakan PDI-P setiap tahun selama lima tahun (satu periode).

Dua tahun memimpin PDI-P Kota Ternate, Merlisa diundang kembali DPP PDI-P mengikuti Sekolah Kader Utama di Jogja pada tahun 2012.

Bersamaan dengan itu, kiprah politiknya terutama di PDI-P semakin mentereng. Karir politiknya semakin cemerlang. Hingga pada pemilu legislatif tahun 2014, ia terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kota Ternate, sekaligus membawa PDI-P menjadi pemenang pada pileg Kota Ternate. Keberhasilan tersebut mengantarkan Merlisa menjadi ketua DPRD Kota Ternate periode 2014-2019.

Karir politik Merlisa berlanjut, ia terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kota Ternate yang ketiga kali pada pileg 2019 hingga akhirnya mengajukan pengunduran diri dari anggota DPRD lantaran maju sebagai bakal calon walikota Ternate periode 2020-2025 pada pilwako 9 Desember 2020.

BACA JUGA  Paslon Dani-Imran (DAMAI) Usung Konsep Halbar 'BAGUS' pada Pilkada Halbar

Dicatat pula, selama tiga kali bertarung dalam pemilihan legislatif, Merlisa selalu membawa kemenangan dengan menyumbang perolehan suara terbanyak di dapilnya. Ini menunjukkan kalau Merlisa telah matang dan mempersembahkan bakti nyata sehingga mampu merebut hati rakyat.

Nampaknya kata sukses selalu menghampiri salah satu srikandi PDI-P itu, sebab pada Konfrensi Cabang ke V DPC PDI-P Kota Ternate tahun 2019, Merlisa lagi-lagi terpilih secara aklamasi menjadi ketua DPC PDI-P Kota Ternate untuk periode 2019-2024

Kini, Merlisa mengambil sebuah keputusan penting untuk lebih berperan dalam membangun dan mensejahterakan warga Kota Ternate. Ia memutuskan untuk maju bertarung pada pilwako Ternate 9 Desember 2020.

Merlisa adalah aset berharga PDI-P. Tak heran DPP PDI-P tak ragu mengeluarkan rekomendasi untuk mendukung pencalonan Merlisa di Pilwako Ternate pada tanggal 1 Juli 2020 dalam bentuk SK Nomor: 1638/IN/DPPVII/2020.
Dan pada tanggal 21-27 Agustus 2020, Merlisa diundang mengikuti sekolah Kepala Daerah yang dilaksanakan DPP PDI-P.

Dengan diusung lima partai politik yakni PDI-P, PBB, PAN, PKS, dan Berkarya , kini Merlisa dan pasangannya Juhdi Taslim, seorang birokrat senior nan sarat pengalaman dengan tageline “MAJU” siap bertarung meraih kemengan pada pilwako Ternate 9 Desember 2020 mewujudkan Ternate Maju. (Red_1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah