Diduga Cemarkan Nama Baik, Tim Hukum Usman-Bassam Polisikan Sejumlah Orang

  • Whatsapp

Halsel, Haliyora.com

Tim kuasa hukum Bakal pasangan Calon Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) resmi melaporkan sejumlah orang yang tergabung dalam massa aksi di KPUD dan Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (7/9). Laporan yang dimasukkan Tim kuasa hukum Usman-Bassam terkait dugaan pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian.

Bacaan Lainnya

Kuasa hukum Usman-Bassam yang terdiri Ismid Usman, SH dan Meidi Noldi Kurama,SH, melaporkan sejumlah nama diantaranya, Fardi Halifat, Irwan M Zen, Imran dan Jain Abdullah. Dalam laporan yang dimasukkan ke Polres Halsel, empat orang terlapor diduga melakukan perbuatan tidak terpuji dengan memprovokasi masyarakat, membagikan selebaran panflet dan spanduk yang bertulisan “Usut tuntas ijazah palsu calon bupati Usman Sidik”.

“Terlapor diduga kuat telah melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 150 jo Pasal 310 Ayat (1) KUHP yang acaman pidanaya 5 (lima) Tahun penjara”, cecar Ismid

Sementara itu, Meidi Noldi Kurama, SH. mengaku sudah mengantongi sebagian alat bukti dan sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk diproses.

“Untuk penambahan alat bukti lain, serta keterangan saksi akan disiapkan tim hukum Usman-Bassam untuk keperluan penyelidikan, penyedikan oleh pihak kopolisian,”pungkasnya.

Hal ini bermula aksi domenstrasi sejumlah massa yang mengatasnamakan Tim Koalisi BK-Muchlis. Dari surat pemberitahuan kepada pihak Polres yang didapat Haliyora.com, Aksi demonstrasi ini dipimpin oleh koordinator lapangan (Korlap) dengan nama Fardi Halifat dan Risal.

Massa Aksi tim koalisi BK-Muchlis ini berkumpul di Sektetariat DPK PKPI Halsel kemudian bergerak di dua titik aksi yakni kantor KPUD dan Bawaslu Halsel, Senin (7/9). Saat melakukan aksi tersebut, massa aksi yang disebutkan namanya di atas, diduga membagikan selebaran kepada masyarakat yang diduga kuat memgandung unsur pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong dan perbuatan tidak terpuji yang merugikan salah satu bakal Calon Bupati yakni Usman Sidik. (Asbar_2)

Pos terkait