Update Covid-19 Malut Per 1 Juli: Bertambah 147 Orang, Angka Pasien Positif jadi 875, Sembuh 112

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Tim Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara kembali menyampaikan situasi terkini perkembangan Covid-19 di Maluku Utara per 01 Juli 2020.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan resmi yang diterima Haliyora.com, pada Rabu malam (01/07/2020), disebutkan, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG ) hari ini sebanyak 1548 orang. Ada Penambahan sebanyak 97 orang. Penambahan terdapat di tiga Kabupaten/kota yakni, kabupaten Halsel, Halut dan Haltim dikarenakan adanya tracking kontak dengan pasien positif. Selain penambahan terdapat juga pengurangan di Kepsul dan Kota Ternate.

Selanjutnya, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) pada hari ini tidak ada perubahan, masih sama seperti kemaring sebanyak 106 orang.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 34 orang pada hari ini, mengalami pengurangan sebanyak satu orang secara kumulatif. Namun terdapat penambahan pengawasan di kabupaten Halbar dan Halsel. Selain penambahan ada juga pengurangan pengawasan di kabupaten Halut dan Haltim.

Dalam keterangan tertulis itu juga disampaikan perkembangan terbaru jumlah orang terkonfirmasi positif.

Disebutkan, berdasarkan pemeriksaan melalui PCR (Polymerase Chain Reaction) Laboratorium Klinik Prodia Ternate diperiksa sebanyak 10 spesimen (10 orang) delapan orang untuk diagnosis dan follow up dua orang, pemeriksaan melalui PCR (Polymerase Chain Reaction) Rumah Sakit Siloam Manado sebanyak 138 orang untuk diagnosis. Salanjutnya, pemriksaan melalui PCR (Polymerase Chain Reaction) Rumah Sakit Pelni Jakarta terdiri dari 176 orang untuk diagnosis, dan pemeriksaan melalui PCR (Polymerase Chain Reaction) Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar sebanyak 187 spesimen (93 orang)  66 orang untuk diagnosis dan 27 orang follow up.

Hasil dari pemeriksaan melalui PCR Prodia Ternate sebanyak sembilan orang positif, PCR Rumah sakit Siloam Manado sebanyak 48 orang positif, PCR Rumah Sakit Pelni Jakarta sebanyak 58 orang positif, dan BBLK Makassar sebanyak 33 orang positif, maka jumlah orang terkonfirmasi positif hari ini sebanyak 147 orang dengan sebaran 58 orang dari Haltim, 50 orang dari Halut, 32 orang dari Ternate, lima orang dari Tikep dan dua orang dari Sula.

Dengan hasil pemeriksaan terbaru pada hari ini Rabu (01/07), maka jumlah kasus terkonfirmasi positif di Provinsi Maluku Utara menjadi 875 orang. Selanjutnya kasus baru ini disebut kasus 729-875.

Untuk kasus orang sembuh dijelaskan, pada hari ini, dari hasil pemeriksaan Follow Up  BBLK Makassar dengan hasil negatif kedua maka dinyatakan sembuh sebanyak tujuh orang yaitu satu orang asal Halteng, kasus 57 (AA) dan enam orang asal Ternate, kasus 105 (MSL) Kasus 123  (D) Kasus 329 (L) Kasusu 368 (FH) 396 Kasus  (VP) kasus 404 (JA) untuk itu jumlah kasus sembuh Covid-19 sampai hari ini berjumlah 112 orang secara kumulatif.

Untuk jumlah kasus meninggal pada hari ini tidak mengalami perubahan, dimana angka kasus meninggal masih tetap 31 orang.

Disebutkan pula, hingga hari ini telah dilakukan pemeriksaan rapid test kepada 11.415 orang dan didapatkan hasilnya 1.132 orang reaktif, diantaranya 770 orang OTG, 96 orang ODP, 68 orang PDP, dan 199 orang pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. Sedangkan 10.283 orang lainnya non reaktif.

Dalam keterangan tertulis itu juga dinyatakan, pasien yang sementara dirawat di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak 39 orang, diantaranya 20 orang kasus terkonfirmasi positif Covid-19, 17 orang ODP, dan dua orang PDP.

Sedang yang menjalani karantina dan isolasi di Hotel Sahid sebanyak 78 orang dengan rincian 73 orang pasien terkonfirmasi positif, tiga orang OTG, dan dua orang PDP.

Disebutkan pula, data tersebut di atas bersumber dari pengolahan data pada pusat data dan informasi Gugus Tugas covid-19 Maluku Utara yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan KKP kelas III Ternate.

Kepada seluruh masyarakat Maluku Utara kembali diingatkan agar sering cuci tangan, pakai sabun dengan air mengalir, selalu gunakan masker, jaga jarak menggunakan uang elektronik, sediakan hand sanitaiser jika keluar rumah. Sementara balita dan lansia dihimbau untuk tetap dirumah saja dan selalu makan makanan yang bergizi dan olahraga. (Jae)

Pos terkait