Rapid Test Reaktif, Pasien Meninggal Asal Kayoa Dikubur dengan Protokol Covid-19

Labuha, Haliyora.com

Satu pasien asal Desa Bajo Kecamatan Kayoa, dengan riwayat sakit sesak nafas yang meninggal dunia akan dikebumikan menggunakan protokol Covid-19, oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Kamis (30/4).

Sekretaris Satgas Covid-19 Halsel Daud Djubedi membenarkan bahwa Pasien berumur 45 tahun yang telah meninggal tersebut akan dikuburkan menggunakan Protokol penanganan Covid-19. Alasannya, setelah dirujuk dari Puskesmas Kayoa pagi tadi (Kamis,red) telah di-Rapid Tes dengan hasil Reaktif. “iya setelah dirujuk dari Puskesmas kayoa ke RSUD Labuha, kita sudah Rapid tes dan hasilnya reaktif,” ungkapnya.

Kata Daud, pemakaman akan dilakukan hari ini (Kamis,red) ini juga oleh Tim Satgas Covid-19. Almarhum tidak lagi dikembalikan ke keluarganya, karena satgas hanya punya waktu 4 jam Untuk persiapan pemakaman tersebut. “saat ini kami dalam persiapan pemakaman, sekarang masih bikin peti mayatnya,” akunya.

BACA JUGA  Penyebab Kebakaran Toko Sembako di Sula Belum Terungkap

Daud menuturkan, Almarhum diketahui memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah dengan menggunakan Kapal Dorolonda pekan kemarin. Setelah tiba di Ternate, dia langsung kembali ke Kayoa dan mengalami sakit sesak nafas. Terlihat parah maka pasien di Rujuk dari Puskesmas Kayoa ke RSUD Labuha. (liken)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah