Angka Melek Huruf di Morotai 2025 Tembus 98,62 Persen, Momentum Hardiknas Perkuat Literasi Daerah

Meski demikian, penurunan yang terjadi pada 2024 menjadi catatan penting untuk evaluasi. Iwan menyebutkan sejumlah faktor yang dapat memengaruhi fluktuasi angka melek huruf, mulai dari akses pendidikan yang belum merata hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Akses pendidikan yang belum merata, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang memengaruhi keberlanjutan pendidikan, serta dampak putus sekolah atau keterbatasan layanan pendidikan nonformal,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemasangan 42 Tower di Haltim Masih Terkendala Lahan

Menurutnya, peningkatan signifikan pada 2025 tidak terlepas dari berbagai upaya yang terus diperkuat oleh pemerintah daerah bersama masyarakat. Langkah tersebut meliputi perluasan layanan pendidikan dasar, penguatan pendidikan nonformal, serta penerapan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif.

Momentum Hardiknas, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa peningkatan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA  Update Data Terbaru Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem di Morotai

Literasi, kata dia, merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tengah tantangan global yang terus berkembang. (RF/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah