Sejumlah persoalan strategis masih menjadi pekerjaan rumah, di antaranya pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, serta pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah kota. “Prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus berbenah, bukan membuat kita berpuas diri,” katanya.
Tauhid juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, birokrasi, dan pemangku kepentingan untuk mengesampingkan ego sektoral demi kepentingan bersama.
Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci untuk mewujudkan visi Ternate sebagai kota yang mandiri dan berkeadilan.
Ke depan, Pemerintah Kota Ternate akan memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui inovasi berkelanjutan. Selain itu, penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif menjadi agenda utama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Fokus utama ke depan adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi yang berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih,” tegas Tauhid.
Peringatan HUT ke-27 ini diharapkan menjadi titik tolak baru bagi Ternate untuk terus berkembang. Dengan pendekatan yang adaptif dan berkelanjutan, pemerintah optimistis mampu menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!