Triwulan I 2026, PAD Halteng Capai Rp 130 Miliar: Ketergantungan pada Tambang Masih Tinggi

Sejumlah pihak mendorong Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk segera melakukan diversifikasi sumber PAD. Langkah ini dinilai penting guna menciptakan struktur ekonomi daerah yang lebih seimbang dan berkelanjutan.

Penguatan sektor non-tambang, seperti pariwisata, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dipandang sebagai opsi strategis untuk memperluas basis penerimaan daerah.

Selain itu, optimalisasi pajak dan retribusi daerah juga dinilai perlu ditingkatkan melalui perbaikan sistem administrasi, digitalisasi layanan, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak.

BACA JUGA  Dukung Pemerataan Pendidikan, Satu Sekolah Baru Segera Dibangun di Pulau Gebe

Tanpa upaya diversifikasi yang terencana dan berkelanjutan, Halmahera Tengah berpotensi menghadapi tekanan fiskal di masa mendatang, terutama apabila sektor pertambangan tidak lagi menjadi sumber penerimaan yang stabil.

Dengan capaian awal yang cukup tinggi, pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat fondasi fiskal sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berdaya tahan. (RJ/Tim)

BACA JUGA  Breaking News! Kebakaran Hebat di Lokulamo Halteng, Bengkel, Warung dan Kios Ludes Terbakar
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah