Warga Dodowo Geruduk Kejari Halut, Desak Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Setengah Miliar

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Subseksi Penyidikan dan Pengadilan Operasi Kejari Halmahera Utara, Akfa Radian Iftihar, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan itu.

“Kami butuh waktu sekitar 60 hari untuk mendalami, termasuk memanggil saksi dan mengumpulkan alat bukti,” ujar Akfa.

Bagi warga, pernyataan tersebut belum cukup. Mereka mendesak agar proses hukum berjalan transparan dan tidak berlarut-larut.

BACA JUGA  Tunggu Perhitungan BPK, Kejari Taliabu Segera Tetapkan TSK Dugaan Korupsi Dana Penyertaan Modal TJM

Selain proses hukum, warga juga meminta Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, segera mengambil langkah administratif dengan mencopot Kepala Desa Dodowo dari jabatannya.

Aksi ini menandai meningkatnya tekanan publik terhadap penanganan dugaan korupsi Dana Desa di daerah. Warga menuntut akuntabilitas, sekaligus menguji komitmen aparat penegak hukum dalam menindak praktik penyimpangan anggaran di tingkat desa. (RR/Red)

BACA JUGA  Status Janda Dilengkapi, Berkas Kasus Perselingkuhan Oknum Dokter di Sula Diterima Jaksa
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah