Tobelo, Maluku Utara – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara membuka ruang investasi seluas-luasnya bagi pelaku usaha. Pernyataan ini disampaikan Bupati Piet Hein Babua dalam refleksi satu tahun masa kepemimpinannya, Senin, 30 Maret 2026.
Piet mengatakan, investasi diharapkan memberi dampak langsung terhadap perekonomian daerah, terutama dalam membuka lapangan kerja.
“Investasi memberi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Karena itu, kami membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin berinvestasi di Halmahera Utara,” ujarnya.
Namun, pemerintah daerah tidak memberi karpet merah tanpa syarat. Piet menegaskan setiap investor wajib tunduk pada regulasi yang berlaku.
“Sepanjang taat aturan, kami terbuka. Tapi yang paling penting, tenaga kerja harus diprioritaskan bagi masyarakat Halmahera Utara,” kata dia.
Selain itu, pemerintah daerah menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas investasi. Langkah ini untuk memastikan setiap kegiatan usaha tetap sejalan dengan kepentingan daerah.
Kebijakan membuka investasi dengan syarat ketat ini menjadi strategi Pemkab Halmahera Utara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka pengangguran.
Di sisi lain, komitmen ini juga menjadi ujian bagi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan investor dan perlindungan tenaga kerja lokal. (RR/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!