Belanja Pegawai Tembus Batas, Ini Skema Pemkot Ternate Terkait Rekrutmen ASN 2026

Sambil menunggu kebijakan pusat, Pemkot Ternate akan menyiapkan usulan formasi CPNS secara terbatas dan berbasis kebutuhan riil. Jumlah penerimaan dipastikan tidak akan melebihi jumlah pegawai yang pensiun agar tidak menambah beban belanja daerah.

“Kalau tahun ini ada sekitar 100 pegawai yang pensiun, maka penerimaan juga di kisaran itu. Tidak mungkin kita terima lebih,” tegas Samin.

BACA JUGA  Terkendala Lahan, Begini Skema Pemprov Malut Bangun KNMP di Bajo Kepulauan Sula

Ia menambahkan, skema penerimaan pegawai juga dirancang untuk menjaga rasa keadilan, khususnya bagi PPPK Paruh Waktu yang akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu.

“Misalnya kita menerima 150 pegawai, bisa dibagi 50 dari CPNS dan 100 dari PPPK Paruh Waktu yang diangkat menjadi Penuh Waktu. Dengan begitu, aspek keadilan tetap terjaga,” ujarnya.

BACA JUGA  Belanja Pegawai Lampaui Batas Ideal, Pemprov Malut Siapkan Strategi Hindari Pengurangan ASN

Berdasarkan data BKPSDM, jumlah pegawai Pemkot Ternate yang memasuki masa pensiun pada tahun ini mencapai sekitar 120 orang. Angka tersebut menjadi batas maksimal penerimaan pegawai pada tahun 2026.

“Kalau penerimaan melebihi jumlah yang pensiun, maka pada 2027 kita berpotensi kelebihan pegawai dan itu akan mengganggu belanja sektor lainnya,” pungkas Samin. (RFN/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah