Daruba, Maluku Utara — Warga Kabupaten Pulau Morotai kembali mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak tanah yang terjadi sejak awal hingga pertengahan Januari 2026.
Pantauan di lapangan menunjukkan, kelangkaan tersebut menyebabkan kesulitan masyarakat dalam memperoleh minyak tanah, baik di tingkat pengecer maupun pangkalan. Kondisi ini paling dirasakan oleh ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada minyak tanah untuk kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku telah kesulitan mendapatkan minyak tanah selama hampir dua pekan terakhir. Mereka meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai lebih serius menangani persoalan tersebut.
Salah seorang pedagang kue di depan BUMDes Gotalamo, Utu, mengungkapkan bahwa dirinya harus mencari minyak tanah hingga ke desa lain, namun tetap tidak mendapatkannya. “Akhir-akhir ini minyak tanah sangat susah. Dari beberapa hari lalu kami cari sampai ke desa tetangga juga tidak dapat. Tidak tahu kendalanya apa sampai minyak tanah langka seperti ini,” ujar Utu, Selasa (13/1/2026).
Keluhan serupa disampaikan Yana, warga lainnya, yang menyebut kelangkaan minyak tanah sangat mengganggu aktivitas rumah tangga.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!