Tekanan Fiskal, Pemprov Malut Tunda Kenaikan TPP ASN

Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan bahwa peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Maluku Utara di tahun anggaran 2026 belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikannya menanggapi aspirasi sejumlah ASN yang mengusulkan kenaikan TPP dalam rapat curhat pada Senin (5/1) di aula Nuku kantor Gubernur di Sofifi.

BACA JUGA  Wakalpolda Malut : Tangani Penyebaran Covid-19 Harus Serius

Menurut Sherly, kondisi fiskal daerah saat ini masih menghadapi tekanan berat akibat pemangkasan anggaran sebesar Rp 800 miliar dari pemerintah pusat. Situasi tersebut membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menentukan prioritas belanja.

“Ada ASN yang meminta agar TPP dinaikkan. Saya sampaikan, itu belum bisa dilakukan karena kita mengalami pemotongan anggaran hingga Rp 800 miliar,” kata Sherly.

BACA JUGA  Gubernur Sherly Dorong Pengembangan ‘Emas Hijau’ di Maluku Utara
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah