Sementara itu, untuk realisasi belanja daerah, Tauhid menyebutkan angkanya juga telah melampaui 80 persen dan bahkan mendekati 90 persen. Ia pun mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus mengoptimalkan pendapatan, termasuk Dana Bagi Hasil (DBH). “Kami mendorong agar pendapatan terus digenjot, karena masih ada sejumlah kewajiban daerah yang harus diselesaikan,” ujarnya.
Terkait kemungkinan dampak apabila realisasi belanja hingga akhir tahun tidak mencapai 100 persen, Tauhid mengakui hal tersebut berpotensi berpengaruh pada tahun anggaran berikutnya. “Bisa saja berdampak, karena ada sisa pekerjaan yang terbawa dan dibayarkan di tahun berikutnya,” ucapnya.
Namun demikian, ia memastikan kondisi tersebut telah diantisipasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pemerintah Kota Ternate berharap sisa pekerjaan yang berlanjut ke tahun berikutnya tidak membebani anggaran secara signifikan.
“Hal itu sudah diperhitungkan dan diantisipasi oleh TAPD. Harapannya, tidak terlalu membebani anggaran tahun depan,” pungkasnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!