Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Dinas Perkim mendapatkan dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari BNI 46 untuk program relokasi rumah masyarakat pesisir Desa Sidangoli Dehe, yang akan dilaksanakan mulai 12 Desember mendatang.
Selanjutnya, Musrifa menyampaikan bahwa terdapat empat poin utama yang menjadi fokus integrasi data dalam rapat kali ini, yaitu pemaparan posisi pendataan rumah terdampak bencana dan kebutuhan hunian masyarakat, integrasi data antara BPBD dan Dinas Perkim untuk mencegah tumpang tindih pendataan, perumusan mekanisme kerja kolaboratif, dan penyusunan rekomendasi konkret terkait penyediaan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Kegiatan ini diikuti oleh BPBD dan Dinas Perkim Kabupaten/Kota se-Maluku Utara, dan diharapkan dapat memperkuat integrasi data perumahan bagi korban bencana sehingga program bantuan pemerintah dapat lebih tepat sasaran serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!