Rizal menyebutkan bahwa Pemkot Ternate telah mengalokasikan Rp5 miliar dalam APBD Induk. Dengan tambahan Rp10 miliar dari provinsi, total anggaran untuk BPJS Kesehatan tahun berjalan 2026 mencapai Rp15 miliar.
Terkait hutang yang terbawa dari beberapa tahun anggaran sebelumnya, Rizal memastikan akan dilakukan penyelesaian secara bertahap. “Hutang dari 2023 hingga 2025 tersisa Rp16 miliar. Itu akan kita selesaikan bertahap,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Rp5 miliar yang sudah tertampung dalam APBD Kota Ternate dan saat ini masih dalam proses evaluasi di provinsi akan ditambah Rp10 miliar sebagaimana arahan Sekprov.
“Rp10 miliar itu akan diberikan dalam minggu depan,” katanya.
Rizal menegaskan bahwa DBH tersebut akan sepenuhnya digunakan untuk membayar tunggakan UHC.
“Saya berkomitmen bahwa itu akan dipakai untuk bayar hutang. Tidak bisa untuk yang lain,” tegasnya.
Meski begitu, ia masih berharap adanya tambahan kucuran anggaran untuk kebutuhan Pemkot menjelang akhir tahun. “Kalau Ibu Gubernur berkenan, mungkin bisa ditambah Rp10 miliar lagi agar genap Rp20 miliar. Ini bisa membantu kami melunasi beberapa kewajiban di akhir tahun,” tutupnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!