Soroti RPJMD 2025–2029 Kabupaten Pulau Taliabu, Fraksi PKD Beri Sejumlah Catatan Kritis

Indikator Lemah dan Minim Data Baseline

Menurut Fraksi PKD, sejumlah indikator kinerja dalam RPJMD belum didukung baseline yang valid. Tanpa data dasar, target lima tahunan dinilai berpotensi menjadi normatif dan jauh dari realita lapangan.

Budiman menegaskan bahwa data riil sangat penting terutama pada indikator kemiskinan, tingkat pengangguran, kondisi infrastruktur jalan, akses air bersih, serta layanan pendidikan dan kesehatan.

Soroti Infrastruktur Tak Tuntas dan Proyek Mangkrak

Fraksi PKD turut menyoroti lemahnya penyelesaian persoalan infrastruktur yang telah bertahun-tahun tidak tuntas.

BACA JUGA  Upaya Penegerian Unipas Morotai Dapat Dukungan Mendikti

“Kondisi jalan strategis Kabupaten yang tidak kunjung selesai, ketidakpastian proyek prioritas, serta penataan permukiman dan akses antarwilayah yang belum merata harus menjadi perhatian utama,” kritik Budiman.

Fraksi juga meminta penjelasan rinci terkait daftar jalan strategis, target penyelesaian per tahun, status proyek mangkrak, hingga strategi pembukaan keterisolasian wilayah.

Program Ekonomi Dinilai Terlalu Umum

Pada bidang ekonomi, Fraksi PKD menilai strategi pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dalam RPJMD masih bersifat umum dan belum menunjukkan langkah operasional yang jelas.

BACA JUGA  Apel Perdana Pasca Lebaran 2026, Wakil Bupati Pulau Taliabu Tekankan Disiplin ASN

Intervensi, menurut fraksi, harus berbasis data by name-by address, terintegrasi dengan bantuan pusat, serta fokus pada penguatan UMKM, pertanian, perikanan, dan sektor basis lainnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah