Indikator Lemah dan Minim Data Baseline
Menurut Fraksi PKD, sejumlah indikator kinerja dalam RPJMD belum didukung baseline yang valid. Tanpa data dasar, target lima tahunan dinilai berpotensi menjadi normatif dan jauh dari realita lapangan.
Budiman menegaskan bahwa data riil sangat penting terutama pada indikator kemiskinan, tingkat pengangguran, kondisi infrastruktur jalan, akses air bersih, serta layanan pendidikan dan kesehatan.
Soroti Infrastruktur Tak Tuntas dan Proyek Mangkrak
Fraksi PKD turut menyoroti lemahnya penyelesaian persoalan infrastruktur yang telah bertahun-tahun tidak tuntas.
“Kondisi jalan strategis Kabupaten yang tidak kunjung selesai, ketidakpastian proyek prioritas, serta penataan permukiman dan akses antarwilayah yang belum merata harus menjadi perhatian utama,” kritik Budiman.
Fraksi juga meminta penjelasan rinci terkait daftar jalan strategis, target penyelesaian per tahun, status proyek mangkrak, hingga strategi pembukaan keterisolasian wilayah.
Program Ekonomi Dinilai Terlalu Umum
Pada bidang ekonomi, Fraksi PKD menilai strategi pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dalam RPJMD masih bersifat umum dan belum menunjukkan langkah operasional yang jelas.
Intervensi, menurut fraksi, harus berbasis data by name-by address, terintegrasi dengan bantuan pusat, serta fokus pada penguatan UMKM, pertanian, perikanan, dan sektor basis lainnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!