Soroti RPJMD 2025–2029 Kabupaten Pulau Taliabu, Fraksi PKD Beri Sejumlah Catatan Kritis

- Editor

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir Fraksi PKD Budiman L. Mayabubun menyerahkan rekomendasi penting atas RPJMD 2025-2029 Kabupaten Pulau Taliabu ke pimpinan DPRD dalam sidang paripurna, Kamis (27/11/2025).

Jubir Fraksi PKD Budiman L. Mayabubun menyerahkan rekomendasi penting atas RPJMD 2025-2029 Kabupaten Pulau Taliabu ke pimpinan DPRD dalam sidang paripurna, Kamis (27/11/2025).

Bobong, Maluku Utara – Fraksi Perjuangan dan Kebangkitan Demokrasi (PKD) DPRD Kabupaten Pulau Taliabu melayangkan sejumlah catatan kritis terhadap dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang disampaikan Pemerintah Kabupaten. Fraksi menilai penyusunan dokumen strategis tersebut masih meninggalkan banyak kelemahan, mulai dari keterlambatan penyerahan hingga kurangnya data pendukung pada indikator kinerja.

Juru Bicara Fraksi PKD, Budiman L. Mayabubun, menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kontrak sosial antara pemerintah daerah dan masyarakat. Karena itu, penyusunannya wajib dilakukan secara partisipatif, berbasis data akurat, serta selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

BACA JUGA  Korban Kebakaran Terima Bantuan dari Dinsos Pulau Taliabu

“RPJMD harus menjawab tantangan utama daerah, mengatasi ketimpangan pembangunan, dan memastikan pelayanan dasar berjalan optimal. Isi dokumen harus realistis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Budiman, di gedung DPRD, Kamis (27/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik Keterlambatan Penyerahan RPJMD

Fraksi PKD juga menyoroti keterlambatan penyerahan dokumen RPJMD yang dinilai melewati batas waktu ideal sesuai regulasi perencanaan pembangunan. “Keterlambatan ini berdampak langsung pada penyusunan RKPD, KUA-PPAS hingga RAPBD. Akhirnya muncul ketidakpastian kebijakan yang berimplikasi pada molornya siklus anggaran,” tegasnya.

BACA JUGA  Kantor Bupati Taliabu Bantah Supraydno ke Qatar Sekedar Plesiran

Penulis : Hamsan Banapon

Editor : A. Achmad Yono

Berita Terkait

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid
Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif
Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut
Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan
Realisasi Fisik DKP Halsel 2025 Tuntas 100 Persen, Kadis: Kami Jadikan Bahan Evaluasi untuk Program Mendatang
Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai
Pulau Morotai Dapat Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemenkes
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:35 WIT

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:26 WIT

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:15 WIT

Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:06 WIT

Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:08 WIT

Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi

Berita Terbaru

Sekkot Ternate, Rizal Marsaloy.

Headline

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:26 WIT

error: Konten diproteksi !!