Berikutnya, di bawah Kanim Kelas II Non TPI Tobelo, yaitu Halmahera Utara 17 WNA, Halmahera Timur 103, Morotai hanya 3 orang. Sedangkan WNA terbanyak berada di Halmahera Tengah dengan jumlah 22.303 jiwa.
“Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Selatan menempati urutan tertinggi banyaknya WNA, Halsel 11 ribu orang TKA yang bekerja di Perusahaan Harita Group. Dan Halteng sebanyak 22 ribu lebih orang yang tersebar di Perusahaan IWIP di Weda,” ujarnya.
Ridwan membeberkan, rata-rata WNA tersebut berasal dari China. “Dan ini mayoritas warga negara asing berasal dari RRC (Republik Rakyat Cina) yang bekerja di perusahaan tambang,” pungkasnya. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!