Sejak Januari, Sebanyak 34.460 WNA Masuk di Malut, Didominasi Asal China

Berikutnya, di bawah Kanim Kelas II Non TPI Tobelo, yaitu Halmahera Utara 17 WNA, Halmahera Timur 103, Morotai hanya 3 orang. Sedangkan WNA terbanyak berada di Halmahera Tengah dengan jumlah 22.303 jiwa.

“Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Selatan menempati urutan tertinggi banyaknya WNA, Halsel 11 ribu orang TKA yang bekerja di Perusahaan Harita Group. Dan Halteng sebanyak 22 ribu lebih orang yang tersebar di Perusahaan IWIP di Weda,” ujarnya.

BACA JUGA  Di Balik Jeruji Rutan Weda, Chong Menemukan Cahaya Islam dan Kini Bernama Muhammad Abdullah

Ridwan membeberkan, rata-rata WNA tersebut berasal dari China. “Dan ini mayoritas warga negara asing berasal dari RRC (Republik Rakyat Cina) yang bekerja di perusahaan tambang,” pungkasnya. (Riv/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah