Hingga November 2025, terdapat 16 SPPG di Kota Ternate, dengan 15 unit telah beroperasi dan 1 unit masih dalam persiapan. Dari jumlah tersebut, 10 SPPG telah mengajukan permohonan SLHS, dan 3 diantaranya telah dinyatakan memenuhi syarat serta resmi menerima sertifikat, masing-masing berlokasi di Tabona, Jati, dan Tubo.
Fathiyah menegaskan bahwa percepatan penerbitan SLHS merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan pangan bagi peserta didik penerima manfaat MBG.
“Standar higiene sanitasi harus menjadi fondasi utama dalam penyediaan makanan bagi anak-anak. Kami ingin memastikan setiap makanan yang disajikan benar-benar aman, berkualitas, dan bebas dari risiko kesehatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan akan terus melakukan pendampingan, pembinaan, dan monitoring terhadap seluruh SPPG agar dapat memenuhi standar higiene sanitasi secara optimal. “Dengan kolaborasi lintas sektor, kami menargetkan seluruh SPPG segera mendapatkan SLHS. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan layanan gizi yang aman, bermutu, dan berdampak positif bagi generasi masa depan,” pungkasnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!