Bertemu DPRD, KAHMI Malut Desak Pembangunan Jalan Trans Kie Raha Ditinjau Ulang

Sofifi, Maluku Utara – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku Utara mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk meninjau kembali kebijakan pembangunan jalan Trans Kie Raha. Desakan ini disampaikan setelah KAHMI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Maluku Utara pada Senin (24/11/2025).

Ketua KAHMI Malut, Ishak Naser, menegaskan bahwa setelah dilakukan kajian oleh majelis pakar dan majelis wilayah, terdapat banyak hal yang dinilai perlu disampaikan kepada pemerintah daerah dan DPRD.

BACA JUGA  Miris! Tempat Penampungan Limbah Medis Salah Satu Puskesmas di Ternate Bersebelahan dengan Area Bermain Anak

Menurut Ishak, kritik ini bukan bentuk intervensi, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan pemerintah.

Ishak mengungkapkan adanya ketidakjelasan terkait besaran anggaran mega proyek jalan Trans Kie Raha. Hingga saat ini, DPRD disebut belum mengetahui pasti apakah nilai proyek tersebut Rp 90 miliar atau lebih.

BACA JUGA  Awali Tahun 2026, Gubernur Sherly Beri Pesan Menohok ke Seluruh Jajaran Pemprov Malut

“Ini artinya DPRD telah memberikan blangko kosong untuk diisi oleh pemerintah,” tegas Ishak di halaman kantor DPRD Malut.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah