Menurut Khalik, kegiatan ini merupakan bagian dari manajemen talenta ASN dengan berbagai metode asesmen, termasuk Computer Assisted Competency Test (CACT) dan asesmen proASN. “Profiling ASN ini bisa diikuti seluruh pegawai. Saat ini fokus pada pejabat struktural. Jika masih ada kuota, fungsional juga bisa ikut. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk seluruh instansi di Indonesia,” tambahnya.
Penilaian dilakukan melalui empat aspek, yakni potensi pegawai (kepribadian), kompetensi manajerial dan sosial kultural, literasi digital, serta potensi karir sesuai minat pegawai. “Misalnya pegawai lebih suka ke pelayanan atau administrasi. Data ini nanti digunakan Pemda Morotai untuk penempatan yang tepat,” jelas Khalik.
Hasil profiling masih dalam proses integrasi dan nantinya dapat diakses ASN melalui aplikasi CIA ASN maupun MAI ASN. “Pelaksanaan kegiatan pada 5 November lalu, hasilnya belum keluar. Para ASN bisa memantau hasilnya secara berkala melalui akun masing-masing,” katanya.
Khalik menekankan pentingnya partisipasi penuh dari ASN Morotai. “Kami berharap 500 ASN yang terdaftar mengikuti seluruh kegiatan. Ini gratis, dan mungkin ke depannya akan berbayar. Jadi jangan sampai ada yang kosong,” tandasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!