Pendapatan Menurun, DPRD Morotai Dorong Optimalisasi Sejumlah Sektor PAD

Lebih lanjut, Rizki menegaskan bahwa fokus utama yang didorong oleh pihak DPRD adalah penguatan dan optimalisasi PAD. Hal ini didasarkan pada capaian PAD yang dinilai belum maksimal, di mana per tanggal 12 Desember tercatat baru mencapai sekitar Rp 15 miliar. “Jadi kami lebih menekankan untuk OPD penghasil PAD agar di optimalisasi lagi,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemkot Ternate Bakal Uji Coba Retribusi Berbasis Digital, Jamian Kolengsusu : Jangan Hanya Janji

Pihaknya juga menyoroti beberapa sektor PAD yang dianggap belum optimal dan perlu didorong pengelolaannya. Sektor-sektor tersebut meliputi retribusi parkiran, Galian C, dan penerimaan dari kawasan Water Front City, serta pos-pos PAD lainnya.

Rizki menyebut, isu optimalisasi ini akan dibahas kembali secara mendalam antara Komisi-Komisi di DPRD dengan OPD terkait.

Sementara itu, terkait perkembangan DBH, Rizki menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi lanjutan hingga hari ini. Meskipun demikian, ia berjanji akan terus berupaya maksimal. “Kami tetap upayakan untuk segera mungkin sebelum akhir tahun ini,” pungkasnya. (RF/Red2)

BACA JUGA  Pemkab Pulau Morotai Genjot Imunisasi Campak-Rubela

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah