Sebelumnya, BKD Maluku Utara juga telah melaksanakan assessment kompetensi ASN bekerja sama dengan Unit Layanan Pengadaan Kompetensi Sumber Daya Manusia (ULPKSDM) FISIP Universitas Padjadjaran. Hasil asesmen tersebut kini dimasukkan ke dalam sistem SIMATA untuk memperkuat basis data kepegawaian daerah.
“Jika ditotal, saat ini sudah ada sekitar 1.500 ASN di lingkungan Pemprov Maluku Utara yang memiliki profil kompetensi lengkap. Ini menjadi langkah nyata menuju sistem manajemen talenta yang berbasis data dan kinerja,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan ProASN ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap dapat mempercepat implementasi sistem merit dan memastikan bahwa setiap ASN ditempatkan sesuai potensi, kompetensi, dan kebutuhan organisasi.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Gubernur Sherly Tjoanda untuk mewujudkan birokrasi yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas di seluruh wilayah Maluku Utara. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!